Ratusan Santri Ponpes Lirboyo Kediri Dilatih Kementerian PU Teknik Konstruksi

Ratusan santri Ponpes Lirboyo Kediri ikuti pelatihan konstruksi.
Sumber :
  • Madchan Jazuli/Viva Jatim

Kediri, VIVA Jatim – Ratusan Santri Ponpes Lirboyo Kediri Dilatih Kementerian PU Teknik Konstruksi Kediri, VIVA Jatim - Ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kediri mengikuti pelatihan konstruksi dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Santri yang ikut pelatihan yakni santri senior, kebanyakan tamat SMA, dan lolos seleksi.

img_title Polres Jombang Bersiap-siap Jelang Muktamar NU Ke-35 di PP Tambakberas

Pelatihan konstruksi tersebut adalah realisasi dari program yang dicanangkan Direktorat Jenderal Cipta Karya bagi pondok pesantren. Pelatihan di Ponpes Lirboyo adalah proyek percontohan nasional dan akan dilanjutkan di pesantren-pesantren lainnya.

Total 107 santri yang menjadi peserta dalam pelatihan tersebut. Pelatihan berlangsung dari 20 Oktober hingga 1 November 2025 nanti. Pelatihan terbagi dua, yakni pelatihan pertukangan dan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

img_title Muktamar NU Ke-35 Digelar di Tambakberas Jombang 27-31 Agustua

Juru bicara Ponpes Lirboyo KH KH Abdul Mu'id Shihab atau Gus Muid menjelaskan, pelatihan tersebut bertujuan agar santri memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan di bidang konstruksi.

"Agar santri-santri ini tidak hanya berdasarkan otodidak pengetahuannya, tetapi juga berdasarkan ilmu. Mereka diajari oleh orang-orang yang berkompeten langsung dari Kementerian PUPR," kata Gus Muid, Jumat, 24 Oktober 2025.

img_title Penalti So

Dia memaparkan, 107 santri yang jadi peserta pelatihan konstruksi adalah santri senior dan kebanyakan tamat SMA. Mereka menerima materi teori dan praktik intensif. Pelatihan K3 dilaksanakan selama 5 hari, sementara Pelatihan Pertukangan berlangsung selama 10 hari.

Gus Muid menambahkan, Ponpes Lirboyo bersama dua pondok pesantren lainnya, yakni Pondok Denanyar Jombang dan Pondok Termas Pacitan, ditunjuk sebagai pilot project pelatihan bagi pondok pesantren di seluruh Indonesia.

"Pondok Lirboyo bersama 2 pondok yang lain, Pondok Denanyar Jombang dan Termas Pacitan. ini menjadi pilot project untuk pelatihan pondok di seluruh Indonesia. Diawali dari tiga pondok ini, akan berlanjut ke pondok-pondok yang lain," jelasnya.

Para santri yang berhasil menyelesaikan pelatihan akan mendapatkan sertifikat sesuai dengan hasil yang mereka ikuti. Gus Muid juga memastikan persiapan teknis, termasuk pengukuran, telah dilakukan untuk menjamin kelancaran praktik.