Atap Asrama Putri Ponpes di Situbondo Ambruk, Kemenag Beri Bantuan Rp200 Juta

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno.
Sumber :
  • Humas dan Komunikasi Publik Kemenag

JatimKementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam akan menyalurkan bantuan sebesar Rp200 juta kepada pihak Pondok Pesantren (Ponpes) Syekh Abdul Qodir Jailani Besuki, Situbondo, yang dilanda musibah ambruknya atap asrama santri putri pada Rabu, 29 Oktober 2025.

img_title Polres Jombang Bersiap-siap Jelang Muktamar NU Ke-35 di PP Tambakberas

Hal itu disampaikan Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno. Dia mengatakan, bantuan tersebut akan diantarkan langsung olehnya ke Ponpes Syekh Abdul Qodir Jailani pada Kamis, 30 Oktober 2025. “Kami sampaikan duka cita atas peristiwa ini,” katanya dalam keterangan tertulis dikutip VIVA Jatim pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Dia menjelaskan, berdasarkan laporan dari Kemenag Situbondo, peristiwa ambruknya atap asrama santri putri Ponpes Syekh Abdul Qodir Jailani terjadi pada Rabu dini hari kemarin, sekitar pukul 00.30 atau 01.00 WIB. Saat itu, para santri putri atau santriwati tengah tidur pulas di asrama seluas 48 meter persegi tersebut. 

img_title Muktamar NU Ke-35 Digelar di Tambakberas Jombang 27-31 Agustua

Pada dini hari itu, cuaca ekstrem melanda Situbondo. Hujan deras mengguyur disertai angin kencang. “Saat kejadian, dalam ruang asrama yang ambruk itu ada 19 santri putri. Mereka langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat oleh KH Muhammad Hasan Nailul Ilmi beserta pengurus pondok pesantren," papar Suyitno.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ada 11 santri putri yang luka. Sebanyak enam santri mendapat penanganan di Puskemas Besuki. Sementara empat orang diperiksa di RSUD Besuki. Setelah ditangani, dua korban dilakukan rawat jalan dan dua lainnya rawat inap. Sementara satu santriwati meninggal dunia. 

img_title Penalti So

"Ada satu santri putri yang meninggal dunia atas nama Putri Helmikia Okta Viantika. Almarhumah meninggal sekitar pukul 05.37 WIB di RSIA Jatimed dan dikebumikan pada pukul 08.00 WIB. “Kita doakan semoga santri yang wafat mendapat tempat terbaik di sisi Allah Swt. Santri yang luka semoga lekas sehat dan pulih," tandas Suyitno.

Sebelumnya, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto menjelaskan, selain faktor cuaca ekstrem, atap asrama santri putri ambruk karena beberapa titik bangunan ada yang retak. Keretakan gedung terjadi dampak dari gempa Magnitudo 5,7 yang mengguncang Kabupaten Situbondo sebulan lalu.

Bangunan asrama ponpes yang atapnya ambruk di Besuki, Situbondo.

Photo :
  • Humas Polres Situbondo

Polres Situbondo sudah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Olah TKP juga sudah dilakukan. Seluruh santri diungsikan ke tempat lain untuk keamanan. Kepolisian masih menunggu hasil resmi dari pihak terkait dan ahli untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya atap asrama santri putri tersebut.