Bupati Trenggalek Siapkan Relokasi Rumah Warga yang Rawan Terdampak Longsor

Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin berziarah di makam korban longsor.
Sumber :
  • Kominfo Trenggalek

Trenggalek, VIVA JatimBupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin atau Mas Ipin menyatakan bahwa pihaknya menyiapkan langkah relokasi rumah-rumah warga yang berada di lokasi rawan bencana longsor. Rencana itu dimatangkan agar longsor serupa di Dusun Banaran, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, yang memakan 4 korban jiwa tidak terulang lagi.

img_title Pemkab Trenggalek Siapkan Spot Nobar Piala Dunia 2026 di Halaman Dispora

Hal itu disampaikan Mas Ipin saat melayat dan berziarah ke makam 4 korban longsor di Depok pada Senin, 3 November 2025. Mas Ipin dan rombongan kemudian berdialog dengan keluarga korban warga, menyalurkan bantuan, dan meninjau langsung lokasi longsor.

Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, Mas Ipin menilai bahwa di sekitar lokasi masih berpotensi terjadi longsor, terutama saat hujan. Terlihat ada retakan tanah di sekitar tebing yang longsor. Pergerakan tanah juga meningkat ketika hujan deras mengguyur.

img_title Pemkab Trenggalek Terbantu Adanya TMMD di Trenggalek: Menghemat Anggaran Pembangunan

"Intinya sekarang kita memberikan pengetahuan kepada warga bahwa mereka masih berada di zona rawan. Karena itu, kami memberikan edukasi agar jika curah hujan tinggi segera mengungsi ke tempat yang aman," kata Mas Ipin dikutip VIVA Jatim pada Rabu, 5 November 2025.

Sementara ini, lanjut Mas Ipin, pihaknya sudah memerintahkan BPBD dan Dinas Sosial agar menyiapkan tempat pengungsian sementara di SDN Satu Atap Desa Depok. Sekolah tersebut difungsikan untuk lokasi evakuasi warga. Termasuk dilengkapi kebutuhan dasar seperti tempat tidur, konsumsi, sampai kebutuhan air minum. 

img_title Cara Jawa Timur Perkuat Respons Darurat Bencana

Selain solusi jangka pendek, Mas Ipin juga menegaskan tengah menyiapkan solusi jangka panjang. “Dalam jangka panjang, pemerintah daerah akan menyiapkan lahan untuk relokasi permanen," tandasnya.

Dia menambahkan, total ada 95 rumah di kawasan rawan longsor Desa Depok akan diusulkan agar direlokasi total. Tujuannya agar mereka terbebas dari ancaman longsor. Mas Ipin juga mengimbau warga yang tinggal di sekitar tebing agar waspada, terutama saat hujan deras di malam hari.

Tak hanya itu, dirinya juga berpesan kepada BPBD Trenggalek supaya memperkuat sistem peringatan dini (early warning system). “Kita siapkan radio lokal melalui RAPI dan ORARI untuk saling bertukar informasi, terutama bila listrik dan jaringan seluler padam,” papar Mas Ipin.

Halaman Selanjutnya
img_title