Permudah Keimigrasian Investor-TKA, Kantor Imigrasi Tanjung Perak Buka di KEK JIIPE Gresik
- Tofan Bram Kumara
Gresik, VIVA Jatim-Layanan keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak di buka di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik. Ini menjadi langkah strategis untuk mempermudah proses keimigrasian bagi tenaga kerja asing (TKA) dan investor yang beroperasi di kawasan industri ini.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Timur, Novianto mengatakan kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemudahan berusaha di kawasan industri Gresik. Karena itu ia mengapresiasi Ditjen Imigrasi dalam program layanan keimigrasian di KEK JIIPE. Termasuk kepada Kantor Imigrasi Tanjung Perak yang telah mengimplementasikan layanan bagi TKA yang ada di JIIPE.
"Terima kasih juga kepada PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku pengelola JIIPE yang telah menyediakan fasilitas untuk pelayanan keimigrasian," ujarnya, Kamis, 13 November 2025.
Sementara itu, asisten I Pemkab Gresik, Misbakhul Munir menyambut positif kehadiran layanan keimigrasian di KEK JIIPE. Menurutnya, keberadaan layanan keimigrasian di JIIPE akan menjadi magnet bagi investor asing.
“Layanan ini bisa berdampak positif bagi iklim investasi di Kabupaten Gresik. Terima kasih kepada BKMS JIIPE dan pihak Imigrasi atas kerja samanya,” ucapnya singkat.
Ditempat yang sama, Kepala Administrator KEK JIIPE Ibnu Sina menilai kehadiran kantor Imigrasi akan mempercepat arus investasi dan aktivitas bisnis di kawasan tersebut.
“Kehadiran Imigrasi di JIIPE menjadi nilai tambah yang memperkuat daya saing kawasan dan mendorong tumbuhnya investasi baru,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT BKMS, Bambang Soetiono yang mengapresiasi dukungan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Ditjen Imigrasi.
“Kemudahan layanan ini membuat investor asing semakin tertarik menanamkan modal di Indonesia, khususnya di JIIPE. Tenaga kerja asing kini tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya karena layanan keimigrasian tersedia langsung di kawasan industri,” jelasnya.
Dengan hadirnya layanan keimigrasian di KEK JIIPE Gresik, pemerintah berharap dapat memperkuat ekosistem investasi di Jawa Timur serta memudahkan tenaga kerja asing dalam mengurus dokumen keimigrasian tanpa harus keluar dari kawasan industri.