Per November 2025, PLN Jatim Operasikan 247 Pelanggan Tegangan Menengah

Petugas PLN
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim – Hingga per November 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mencatat, sebanyak 247 pelanggan Tegangan Menengah (TM) dari sektor industri serta layanan publik yang telah beroperasi dengan total daya yang tersambung mencapai 565,84 MVA.

img_title Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Jadi Ruang Pengetahuan Perkembangan Energi dan Kebutuhan Industri

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir menegaskan komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan layanan untuk pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.

"PLN hadir untuk rakyat mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan melalui pasang baru maupun tambah daya. Ini merupakan wujud komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan tegangan menengah. Kami berharap pasokan listrik yang andal dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai kawasan Jawa Timur," ujar Ahmad, Kamis, 20 November 2025.

img_title Pelaku Usaha Keluhkan KBLI 2025, Kadin Jatim Dorong Regulasi yang Lebih Efisien

Di Madura misalnya, PLN Jatim telah mengoperasikan pelanggan TM untuk Rumah Sakit Umum Daerah Syamrabu, Bangkalan, dengan daya 555 kVA.

"Pengoperasian ini menandai peningkatan signifikan dalam pasokan listrik untuk fasilitas kesehatan vital di Madura," lanjutnya.

img_title PLN Jatim Pamerkan ASTROLT dan IMUN RTU di Surabaya Electric Forum 2026

Kemudian di Sidoarjo, PLN Jatim juga telah mengoperasikan tambah daya 1.100 kVA untuk PT Budi Starch & Sweetener Tbk. Pengoperasian ini menjadi bagian dari upaya PLN menghadirkan energi yang mendukung pertumbuhan industri pangan.

Dengan tambahan daya menjadi 1.100 kVA, perusahaan pengolaan pati terbesar di Jawa Timur tersebut, dapat meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi operasional secara signifikan.

"Keandalan pasokan listrik dari PLN diharapkan mampu mendukung langkah perusahaan dalam memperluas kontribusi ekonomi, tidak hanya bagi Sidoarjo, tetapi juga bagi Indonesia," kata dia.

Lebih lanjut disampaikan Ahmad, PLN juga tengah memproyeksikan kebutuhan daya tambahan sekitar 15.000 kVA untuk PT New Asia International, produsen baja moderen di Tambak Kalisogo, Sidoarjo.

"Sebelumnya, PLN telah mengoperasikan tambahan daya 45.000 kVA pada tahun 2024. Potensi tambah daya ini seiring dengan rencana ekspansi kapasitas produksi pada beberapa lini utama. Dengan pasokan listrik yang lebih besar dan andal, perusahaan optimistis dapat meningkatkan volume produksi sekaligus menjaga stabilitas kualitas produk yang menjadi kekuatan utama mereka," bebernya.

Di kesempatan berbeda, Direktur PT New Asia International, Yongli Lu menyampaikan apresiasi kepada PLN atas respons cepat dan kolaborasi yang baik selama proses pengajuan hingga realisasi tambahan daya.

Halaman Selanjutnya
img_title