Lolos MLB NU, Gus Yahya Kini Terancam Sanksi Pencopotan dari Rais Aam NU

Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf di PCNU Surabaya.
Sumber :
  • Mokhamad Dofir/Viva Jatim

Sejak itu isu MLB NU pun bergulir. Gus Yahya pun lantas buka suara. Ia menyindir Mubes Alim Ulama NU di Bangkalan yang menyuarakan MLB NU tersebut sebagai pertemuan orang-orang pengangguran. “NU itu organisasi resmi, Mas. Ini bukan orang nganggur di jalanan kaya nganggur di Bangkalan itu,” katanya di sela-sela pertemuan PBNU dengan PWNU-PCNU se Jawa Timur di Surabaya, Senin, 19 Agustus 2025.

img_title 40 Hari Jelang Muktamar ke-35, PBNU Kebut Teken SK Pengurus Cabang dan Wilayah

Sahut-sahutan antara pihak Mubes Alim Ulama NU Bangkalan dan PBNU terus memanas. Suara MLB NU dari Gus Salam dkk juga makin nyaring. Sampai-sampai PBNU mengumpulkan para Ketua PWNU se Indonesia di Surabaya pada Sabtu, 30 November 2024. Pertemuan itu disebut-sebut sebagai penegasan atas kesetiaan PWNU se Indonesia atas kepengurusan PBNU dengan Gus Yahya sebagai ketua umum.

Di sela-sela pertemuan, kepada wartawan Gus Yahya lagi-lagi menyindir pihak yang menyuarakan MLB NU. “Sebetulnya sampai sekarang kita masih belum cukup yakin ini orang mau beneran atau cuma iseng. Karena kelihatannya enggak ada apa-apa tapi kok tiba-tiba MLB, enggak ada hujan enggak ada angin,” katanya saat itu.

img_title Meluruskan Mesin Ekonomi Negara: Kritik atas Dividen BUMN dan Ikhtiar Kemandirian Umat Bersama NU

Lambat laun isu MLB NU mereda. Sampai kini tak terlaksana. Gus Yahya lolos. 

Tapi goyangan kali ini kiranya betul-betul kuat. Sebab, permintaan agar Gus Yahya mundur dari jabatan Ketum PBNU keluar dari pimpinan tertinggi NU, yakni Rais Aam KH Miftachul Akhyar, setelah disodori hasil rapat jajaran Pengurus Harian Syuriah yang memblejeti pelanggaran yang dilakukan oleh Gus Yahya.

img_title Blusukan Jelang Muktamar ke 35, Gus Salam Mengaku Sudah Galang Dukungan 22 Pengurus Wilayah NU

Akankah Gus Yahya lolos lagi? Belum tahu. Tapi ada kabar PBNU akan mengumpulkan PWNU se Indonesia pada Sabtu, 22 November 2025, malam. Tempatnya juga di Surabaya. Bisa jadi membahas soal hasil rapat pengurus syuriah tersebut.

Dokumen undangan pertemuan PBNU-PWNU se Indonesia itu sudah berseliweran di jejaring WhatsApp dan medsos. Sayang, saat VIVA Jatim coba menanyakan soal itu ke Wasekjen PBNU Faisal Saimima melalui sambungan telepon genggam pada Sabtu siang, ia tak merespons. Pertanyaan lewat akun WhatsApp-nya juga tidak dijawab.