Pria Tanpa Identitas Meninggal Penuh Luka di Area Club Ibiza Surabaya

Korban tergeletak tak bernyawa
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dengan tubuh penuh luka di area pintu masuk parkiran bawah sebuah klub malam di Jalan Simpang Dukuh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Kamis, 27 November 2025.

img_title Mayat di Pantai Permata Probolinggo Korban Pembunuhan, Pelaku Risih Digerayangi Korban

Korban diperkirakan berusia sekitar 37 tahun ini diduga kuat menjadi korban penganiayaan.

Berdasar laporan dari Command Center 112, peristiwa terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, dini hari. Tim gabungan dari TGC Pusat, BPBD Surabaya, Polsek Genteng, serta Inafis Polrestabes Surabaya kemudian diterjunkan ke lokasi.

img_title Anak Angkat Bunuh Kubur Ayah di Kaloran Nganjuk Dipicu Persoalan Ekonomi

Sesampainya di TKP, petugas menemukan korban dalam kondisi tergeletak tak bernyawa. Pada tubuh korban terdapat luka robek di bagian kepala kiri serta luka robek pada bahu dan tangan kiri. Korban juga tidak membawa identitas maupun barang pribadi lainnya. 

TGC Pusat melakukan pemeriksaan medis awal dan menyatakan korban telah meninggal dunia di lokasi. Selanjutnya, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans PMI menuju kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo sebelum kemudian menjalani autopsi di RS Bhayangkara untuk memastikan penyebab kematian.

img_title Polisi Bekuk Pelaku Pengeroyokan 2 Pemuda Saat Konvoi Pesilat di Kendangsari Surabaya

Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya membenarkan temuan mayat tersebut, dan menyebut kuat dugaan bahwa korban meninggal akibat penganiayaan.

"Penganiayaan. Masih dalam proses penyelidikan," ujarnya saat dikonfirmasi.

Polisi saat ini masih mendalami lokasi pasti terjadinya penganiayaan, apakah terjadi di dalam area Club Ibiza atau di luar gedung. Rekaman CCTV dan keterangan sejumlah saksi tengah dikumpulkan untuk mengidentifikasi pelaku.

Sementara itu, seorang teman korban berinisial WS (30), warga Wonocolo, Sidoarjo, juga berada di lokasi saat kejadian. Keterangan dari yang bersangkutan kini ikut didalami penyidik.

"Peristiwanya masih kami dalami. Apakah dia ditawur di bawah atau di atas nanti kami sampaikan perkembangannya," tutup Vian.