Jaga Mutu Layanan Kesehatan, 41 RS dan Faskes di Pantura Jalani Rekredensialing

Rekredensialing BPJS, Dinkes dan Rumah Sakit.
Sumber :
  • Tofan Bram Kumara

Gresik, VIVA Jatim-Untuk menjaga mutu dan layanan kesehatan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), beberapa rumah sakit (RS) di Kabupaten Gresik, Lamongan dan Tuban telah menjalani proses rekredensialing oleh BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Jawa Timur.

img_title Selama 9 Hari Gerakkan Ekonomi Lokal, Transaksi Petronite Fest 2026 Capai Rp14,4 miliar

Seperti diketahui, rekredensialing adalah proses evaluasi ulang oleh BPJS Kesehatan untuk memastikan fasilitas kesehatan (faskes) yang telah bekerja sama masih memenuhi standar pelayanan, sarana, prasarana, dan sumber daya manusia yang ditetapkan.

Perwakilan dari Persi Jawa Timur, Dokter Titin Ekowati yang turut mendampingi rekredensialing mengatakan tujuan utama rekredensialing ke beberapa rumah sakit adalah untuk menjaga mutu dan kualitas pelayanan kesehatan bagi peserta JKN.

img_title Judi Online Seret Sopir Truk di Gresik, Jual Aki Kendaraan lalu Buat Laporan Palsu

"Kami (Persi) dalam hal rekredensialing ini sebagai pendamping. Peninjauan mencakup kelayakan seperti sarana dan prasarana rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS kesehatan," katanya, Kamis, 27 November 2025.

Di Kabupaten Gresik sendiri, lanjut Titin, semua rumah sakit sudah menjalani rekredensialing. Terakhir Selasa, 25 November kemarin, proses rekredensialing di rumah sakit Wates Husada dengan meninjau kelayakannya.

img_title Mobil Pikap Muatan Plastik Terbakar di Kedamean, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah

"Rekredensialing ini kami benar-benar ingin rumah sakit di Kabupaten Gresik menjaga mutu dan layanan bagi peserta JKN. Gresik, kami rekredensialing terakhir di RSWH," katanya melalui sambungan telepon.

Selain sarana dan prasarana, dalam proses rekredensialing ini, lanjut Titin, ada beberapa aspek yang dievaluasi, seperti sumber daya manusia (SDM), administrasi rumah sakit serta cakupan dan komitmen.

"Dengan begitu peserta JKN dijamin mendapatkan pelayanan yang optimal dan sesuai standar," terang dokter yang juga menjabat sebagai ketua IIDI Gresik ini.

Sementara untuk rekredensialing keseluruhan rumah sakit dan faskes lanjutan yang ada di wilayah Pantura sudah selesai.

"Total ada sekitar 41 rumah sakit atau faskes tingkat lanjutan di Gresik, Babat, Lamongan dan Tuban yang sudah rekredensialing," terang Titin.

Terpisah, humas rumah sakit Wates Husada (RSWH), Husein Bintoro Hadi mengaku proses rekredensialing ini sangat penting. Karena menyangkut berbagai aspek, mulai dari kesiapan SDM, mutu layanan dan sarana prasarana.

"Alhamdulillah rumah sakit kami sudah selesai proses rekredensialing oleh BPJS kesehatan, Dinkes dan Persi. Banyak saran dan masukan untuk memperbaiki layanan di RSWH sehingga diharapkan layanan lebih bermutu dan bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.