Warga Bojonegoro Kesetrum saat Cari Ikan, Korban Tenggelam di Bengawan Solo
- Viva Jatim/Imron Sapurta
Tuban, VIVA Jatim – Seorang warga Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro ditemukan meninggal dunia tersengat listrik alat tangkap ikan, Minggu 30 November 2025.
Korban adalah Tasrip (38). Ia meninggal saat mencari ikan di aliran Sungai Bengawan Solo tepatnya di Dusun Gemblo, Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.
Diduga korban tenggelam saat mencari ikan menggunakan alat setrum. Alat tangkap ikan itu diduga mengalami korsleting listrik sehingga mengenai tubuh korban.
Kasi Humas Polres Tuban, Iptu Siswanto, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, korban bersama saksi Mulyo (64) tengah mencari ikan menggunakan perahu kayu di sisi utara Sungai Bengawan Solo.
Diduga korban memegang stik alat setrum ikan yang dirakit dengan menggunakan dua baterai aki. Saat sedang digunakan, alat tangkap ikan tersebut diduga mengalami korsleting sehingga memicu sengatan listrik mendadak dan mengenai korban.
"Iya ada orang tenggelam di Bengawan Solo. Diduga, korban terjatuh akibat korsleting pada alat setrum ikan yang digunakan," kata Siswanto.
Usai tersengat listrik, korban lalu terjatuh ke sungai. Melihat korban terjatuh, Mulyo lalu berusaha menolong korban. Namum korban tidak berhasil diselamatkan. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 12.00 WIB setelah warga melakukan pencarian.
Usai ditemukan, korban kemudian dilakukan pemeriksaan oleh Polsek Rengel bersama tim medis Puskesmas Kanor. Hasilnya, korban diduga meninggal akibat tenggelam dan menelan banyak air. Terdapat luka lecet ringan pada telinga dan leher, namun tidak ditemukan tanda kekerasan.