Peternakan Ayam PT CAS di Lamongan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp2 Miliar

Kebakaran Peternakan Ayam di Lamongan.
Sumber :
  • Imron Saputra

Lamongan, VIVA Jatim-Sebuah peternakan ayam milik PT CAS di Dusun Wedung, Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan ludes terbakar pada, Senin 1 Desember 2025 dini hari WIB.

img_title Lupa Matikan Tungku Api, Rumah dan Kandang Warga Tuban Hangus Terbakar

Api yang begitu cepat membesar menyebabkan empat bangunan di lokasi peternakan terbakar. Empat bangunan yang terbakar itu terdiri dari dua kandang ayam dan dua gudang, dengan kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid mengatakan, kebakaran peternakan ayam milik H. Mizan itu terjadi pada kandang ayam yang belum ada isinya di sisi bagian timur. Kejadian itu, pertama kali diketahui oleh warga.

img_title Sudah 40 Hari Kapal Nelayan Entok tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Kini Libatkan Keluarga ABK

Warga yang mengetahui kobaran api kemudian memberitahukan kejadian itu kepada para pekerja peternakan. Para pekerja kemudian berusaha meminta bantuan pada rekan lain, namun karena kobaran api yang begitu besar membuat api dengan cepat menjalar ke kandang bagian barat yang berisi ayam berumur tujuh hari.

Selain itu, api juga melahap dua gudang kosong di bagian utara. Akibatnya, pemilik peternakan ayam mengalami kerugian sebesar Rp2 miliar. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Brondong sekitar pukul 04.30 WIB.

img_title Tujuh Stand Pasar Agrobis Babat Lamongan Ludes Terbakar, Api Berasal dari Toko Styrofoam

"Setelah menerima laporan petugas Polsek Brondong langsung ke lokasi untuk membantu pemadaman, mengamankan area," kata perwira polisi berpangkat satu balok di pundaknya ini.

Hamzaid menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sementara dari keterangan para saksi dan korban, kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik pada panel listrik di kandang bagian timur.

Terkait hal ini, Hamzaid mengimbau kepada masyarakat maupun pengelola usaha peternakan agar secara rutin melakukan pengecekan instalasi listrik, terutama pada bangunan yang banyak menggunakan peralatan listrik dan berada dalam kondisi lembap, guna mencegah potensi korsleting dan kebakaran di kemudian hari.