UNUSA-UNICEF Luncurkan Pedoman Komunikasi Cegah Stunting di Surabaya

Unusa-UNICEF luncurkan pedoman komunikasi cegah stunting.
Sumber :
  • Rachmad Fahrizal Tito/VIVA Jatim

Surabaya, VIVA JatimUniversitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) bersama UNICEF meluncurkan dan mendiseminasikan Pedoman Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) sebagai panduan lintas sektor dalam mengedukasi masyarakat terkait pencegahan stunting.

img_title Polisi Tangkap Pembobol Empat Kafe di Lumajang Berkat Rekaman CCTV

Dilaksanakan di Kabupaten Lumajang, kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang, khususnya Dinas Kesehatan, yang selama ini menjadi motor penggerak berbagai program penurunan stunting di daerah tersebut.

Acara peluncuran dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan lintas sektor, tersebut menegaskan bahwa persoalan stunting bukan semata isu kesehatan, melainkan tantangan pembangunan sumber daya manusia yang membutuhkan peran bersama.

img_title Mantan Kapolres Lumajang Masuk 3 Besar Polisi Berintegritas Hoegeng Awards 2026

Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar, dalam sambutannya menegaskan bahwa stunting merupakan persoalan strategis dengan dampak jangka panjang terhadap kualitas generasi muda.

“Anak yang mengalami stunting berisiko mengalami hambatan pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif. Ini bukan hanya soal kekurangan gizi, tetapi persoalan masa depan sumber daya manusia kita,” ujar Indah pada Rabu 3 Desember 2025.

img_title PKB Jatim akan Kawal Kasus Pelecehan Seksual Wanita Disabilitas di Lumajang

Ia menekankan, penanganan stunting tidak bisa ditempuh hanya melalui pendekatan medis. Perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat, mulai dari pengasuhan anak, kebiasaan hidup bersih, hingga pemenuhan gizi keluarga, menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan.

“Penanganannya tidak bisa dilakukan secara biasa-biasa saja. Pemerintah dan masyarakat harus bergerak bersama. Pedoman ini diharapkan menjadi pegangan bagi tenaga kesehatan, kader posyandu, pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga media lokal dalam menyampaikan pesan yang lebih efektif,” imbuhnya.

Pedoman Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku ini memuat panduan komprehensif mengenai segmentasi sasaran, perumusan pesan inti, pendekatan berbasis budaya lokal, serta mekanisme koordinasi lintas sektor.

Dengan dokumen ini, para pelaksana di lapangan diharapkan memiliki standar komunikasi yang seragam dalam mengedukasi masyarakat.

Sementara itu, dosen UNUSA sekaligus Person in Charge (PIC) kegiatan, Sa’bania, menjelaskan bahwa pedoman tersebut disusun melalui proses panjang selama satu tahun.

“UNUSA dan UNICEF bekerja intensif dengan berbagai OPD di Kabupaten Lumajang untuk merumuskan strategi komunikasi yang berbasis data, evidence, dan kondisi sosial masyarakat setempat. Ini bukan dokumen instan,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
img_title