Deadline 10 Hari, Bupati Kecewa Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo Anggaran Rp24,6 M belum Rampung

Bupati Sidoarjo, Subandi saat sidak revitalisasi Alun-alun Sidoarjo
Sumber :
  • Viva Jatim/Ahaddiin

Sidoarjo, VIVA Jatim – Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo dengan anggaran Rp24,6 milyar tak kunjung usai menorehkan kekecewaan terhadap Bupati Sidoarjo, Subandi. Padahal tinggal 10 hari lagi sisa waktu kontrak kerja proyek itu berakhir. Tepatnya tanggal tanggal 15 Desember 2025 besok PT Samudra Anugrah Indah Permai sudah harus serah terima pengerjaan kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

img_title Pilkades Serentak Sidoarjo Digelar, 230 Cakades Berebut Kursi di 80 Desa

Bupati Subandi yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Bahrul Amig mengatakan revitalisasi Alun-alun Sidoarjo sudah ditunggu masyarakat banyak. Namun progresnya sampai saat ini sangat mengecewakan. Bahkan ia tidak yakin akan selesai sesuai kontrak kerja yang disepakati bersama. 

"Saya lihat ini tidak 20 persen deviasi, wong kelihatan acak-acakan kok deviasi 20 persen, waktu tinggal sepuluh hari, ucapnya Jum'at 5 Desember 2025.

img_title Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Lebaran Idul Fitri, Bupati Sidoarjo Sidak ke Sejumlah Pusat Perbelanjaan

Subandi meminta Kepala DLHK Sidoarjo Bahrul Amig benar-benar melakukan pengawasan terhadap proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo tersebut. Ia tidak ingin nantinya masyarakat Sidoarjo kecewa terhadap pengerjaan Alun-alun Sidoarjo. Pasalnya Alun-alun Sidoarjo merupakan jujugan warga Sidoarjo untuk beraktivitas.

"Alun-alun ini akan dirasakan semua warga Sidoarjo, jangan sampai anggaran yang begitu besar yang dikeluarkan pemerintah daerah namun realita, keinginan masyarakat Sidoarjo yang memiliki Alun-alun ternyata kecewa," jelasnya.

img_title Bupati Sidoarjo Lantik 260 Pejabat, Tekankan Integritas dan Percepatan Pembangunan

Subandi menegaskan proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo menjadi salah satu proyek yang langsung mendapatkan pengawasan dari Inspektorat pusat. 

Ia mewanti-wanti kepada semua pihak yang terlibat langsung untuk tidak main-main terhadap proyek tersebut. Dia akan mempersilahkan Aparat Penegak Hukum (APH) memeriksa jika nantinya proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo terindikasi berjalan tidak sesuai aturan.

"Sidoarjo ini langganan KPK pak, sampai kapan, nek wong Sidoarjo jek gelem dulinan seperti ini, sudah kita kasi kesempatan APH, silahkan masuk, saya bupati siap, silahkan masuk, cek semuanya, biar tidak ada permainan di Sidoarjo," pungkas Subandi.