Posko Kesehatan Unair Mulai Layani Warga Aceh Tamiang, Luka Infeksi Paling Banyak

Pelayanan Kesehatan di Posko Kesehatan Unair di Aceh Tamiang.
Sumber :
  • Humas Unair

Surabaya, VIVA Jatim-Posko kesehatan Universitas Airlangga (UNAIR) untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh Tamiang mulai dimanfaatkan masyarakat. Posko tersebut berlokasi di lahan Klinik Abah, Kuala Simpang, yang sebelumnya tidak dapat beroperasi akibat fasilitas dan alat kesehatannya rusak terendam banjir.

img_title Eri Cahyadi Akui Proyek Drainase Bikin Surabaya Banjir

Seluruh rumah sakit dan puskesmas di Aceh Tamiang mengalami kondisi serupa. Selain terendam air dan lumpur, banyak alat kesehatan yang rusak sehingga tidak bisa digunakan.

Unair kemudian mengirimkan tim kesehatan gabungan dari Fakultas Kedokteran, RS UNAIR, dan RS Dr. Soetomo (RSDS) untuk membantu korban untuk mendapatkan akses kesehatan.

img_title Surabaya Banjir Lagi Usai Diguyur Hujan Deras, Ketinggian Capai 60 Sentimeter

Tim kesehatan Unair yang tiba pada 6 Desember langsung bergerak membuka posko dan memberikan pelayanan medis dasar kepada warga. Layanan kesehatan dan obat-obatan diberikan oleh tim dokter yang terdiri dari dokter spesialis anestesi, dokter bedah ortopedi, serta tiga dokter residen.

Sejak kemarin, warga terdampak mulai berdatangan ke posko untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

img_title Surabaya Banjir, Pemkot Salahkan Hujan Deras dan Air Laut Pasang

Staf RS Dr. Soetomo sekaligus Dosen FK Unair, Dokter M Hardian Basuki mengungkapkan salah satu kasus yang ditangani tim Unair adalah luka terinfeksi akibat terkena pecahan kaca dan besi.

“Kami melakukan pembersihan jaringan mati dan perawatan luka secara profesional dengan anestesi lokal,” jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 7 Desember 2025.

Kasus luka infeksi merupakan keluhan yang banyak ditemui pascabencana, terutama ketika masyarakat harus beraktivitas di lingkungan yang penuh material tajam, kotor, dan sulit mendapatkan perawatan medis segera.

Selain dokter M Hardian Basuki, tim kesehatan di posko ini beranggotakan dokter Airi Mutiar, dokter Arya Wiradewa, dokter Yehezkiel Edward dan dokter Zulfikar Loka Wicaksana. Selanjutnya, jumlah tim kesehatan dan obat-obatan akan segera ditambah untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak.