Belum Ditemukan, Pencarian Anak Tenggelam di Sungai Bodeng Dilanjutkan Besok
- Madchan Jazuli
Tulungagung, VIVA Jatim-Satu anak yang tenggelam usai mancing serta bermain air di Sungai Bodeng, Dusun Plenggrong Desa Tiudan Kecamatan Gondang Tulungagung belum ditemukan. Proses pencarian di hari pertama dihentikan, dan akan dilanjutkan besok, Senin, 8 Desember 2025 dengan memperluas area pencarian.
Camat Gondang, Endra Kusriawan mengungkapkan hingga Minggu petang, korban masih belum ditemukan. Sehingga tim gabungan akan melakukan pencarian besok pagi.
"Belum (ditemukan) mas. Mohon doanya ya. Pencarian dihentikan dulu lanjut besok pagi pukul 07.00 WIB," ujar Endra Kusriawan saat dikonfirmasi.
Kapolsek Gondang, Ajun Komisaris Polisi Andik Prasetyo mengungkapkan ketiga anak yang mancing adalah Dafa (11) masih di pinggir sungai. Rangga (11) meninggal dunia, dan Rizal (11) dalam proses pencarian hingga saat ini.
Ia memaparkan kronologi kejadian terjadi hari ini Minggu tanggal 7 Desember 2025 sekitar pukul 09.00 pagi WIB. Ketiga anak tersebut berpamitan kepada orang tuanya untuk mencari ikan. Lokasinya tidak jauh dari rumah korban, hanya beberapa ratus meter dari rumah.
"Sesampainya di lokasi yaitu di Sungai Bodeng Dusun Plenggrong Desa Tiudan Kecamatan Gondang, mereka ini menemukan ban. Sehingga digunakan untuk bermain (berenang) di situ sambil mencari ikan," ujar AKP Andik Prasetyo.
AKP Andik menambahkan pada saat bertiganya bermain, dia anak tidak bisa menguasai arus yaitu Rizal dan Rangga. Lalu, Daffa bergegas mencari bantuan pertolongan, kurang lebih sekitar jam 9.30 WIB meminta bantuan ke orang tuanya.
"Kemudian dibantu dengan warga akhirnya si Rangga ditemukan di tengah sungai. Bisa di evakuasi dengan keadaan kondisi meninggal dunia," bebernya.
Ia mengaku jarak titik lokasi awal tenggelam dengan penemuan salah satu korban meninggal antara 200 sampai 300 meter. Arus deras dan ketinggian sungai yang tinggi diduga menjadi penyebab mereka tidak bisa menyelamatkan diri.
AKP Andik menerangkan koordinasi untuk proses pencarian dilakukan bersama Kecamatan Gondang dan Danramil, Pama Polres dan dari Kepala Desa Tiudan.
"Saat ini juga dibantu BPBD dan Basarta serta masyarakat untuk proses pencarian. Karena sampai saat ini kurang lebih 4 jam belum ditemukan," tandasnya.