Pembangun Infrastruktur Kabupaten Mojokerto Capai 34,819 Km Selama 2025

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa meninjau infrastruktur
Sumber :
  • VIVA Jatim/M Lutfi Hermansyah

Mojokerto, VIVA Jatim – Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mojokerto menjadi salah satu program prioritas pada era kepemimpinan Bupati Muhammad Albarraa dan Wakil Bupati Muhammad Rizal Oktavian.

img_title Empat Bulan Diluncurkan, Aplikasi Amawabumi Tarik Minat Puluhan Penyewa Aset Pemkab Mojokerto

Selama setahun, Pemkab Mojokerto melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berhasil membangun jalan sepanjang 34,819 kilometer (km) dengan lebar 4,5-10 meter.

Pada sektor Sumber Daya Air, DPUPR Kabupaten Mojokerto telah memmbangunan drainase saluran sepanjang 9,118 km dan perkantoran 10 lokasi. Lalu, merehabilitasi 5 bendung dan saluran irigasi sepanjang 968,5 meter. 

img_title Pemkab Mojokerto Naikkan Anggaran UHC Menjadi Rp88 Miliar, Warga Berobat Cukup Bawa KTP

Selain pembangunan fisik, DPUPR melaui perizinan PBG SLF juga mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 8,2 miliar sepanjang 2025, dengan menerbitkan 223 perizinan. 

Gus Barra, sapaan akrab Bupati Mojokerto, menyampaikan apresiasi kepada DPUPR Kabupaten Mojokerto atas kinerjanya dalam menggenjot pembangunan infrastruktur yang strategis dan berkelanjutan selama 2025. 

img_title Ketimpangan APBD Kabupaten Mojokerto 2026: Belanja Triliunan, PAD Belum Mandiri

Gus Barra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama dalam pemerintahannya. Sebab, selain konektivitas, pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan iklim investasi di Kabupaten Mojokerto. 

"Kinerja Dinas PUPR tidak hanya fokus membangun infrastruktur, tetapi juga mengedukasi masyarakat menjaga hasil pembangunan. Menjadi penggerak kemajuan Kabupaten Mojokerto semakin tertata, maju dan berkembang pesat," kata Bupati Gus Barra, Selesa, 9 Desember 2025. 

Bertepatan dengan momentum peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 tahun 2025, Gus Barra menyampaikan, pembangunan harus berorientasi pada infrastruktur berkeadilan, keselamatan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. 

Menurut dia, tatangan pembangunan ke depan meliputi perubahan iklim, hingga kebutuhan infrastruktur sesuai kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.

"Momentum ini harus mendorong peningkatan kualitas perencanaan, pengawasan dan percepatan penyelesaian infrastruktur prioritas. Kita perlu membangun infrastruktur yang lebih tangguh, meningkatkan integritas dan profesionalisme ASN," tuturnya. 

Plt Kepala DPUPR Kabupaten Mojokerto, Anik Mutammima Kurniawati menyampaikan, pihaknya berkomitmen dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selaras dengan visi Bupati Mojokerto dalam lima tahun ke depan, Terwujudnya Kabupaten Mojokerto Lebih Maju, Adil, dan Makmur, melalui penguatan infrastruktur dan peningkatan SDM.

Tahun 2025 ini, kata Anik, melalui anggaran Rp187,793 miliar, DPUPR menggenjot pembangunan hingga peningkatan layanan publik tata ruang serta perizinan PBG SLF. 

Halaman Selanjutnya
img_title