Truk Tabung Gas Tabrak Tronton Parkir di Surabaya, Sopir Meninggal Terjepit Kabin
- Istimewa
Surabaya, VIVA Jatim-Kecelakaan lalu lintas terjadi di Surabaya, tepatnya di pintu keluar Tol Banyu Urip, Kecamatan Sukomanunggal, Kamis, 11 Desember 2025. Sebuah truk bermuatan tabung gas menabrak tronton yang sedang parkir. Akibatnya, sopir truk meninggal terjepit kabin kendaraan.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, Wasis Sutikno mengatakan, laporan kecelakaan diterima petugas pada pukul 04.02 WIB.
"Setelah menerima laporan dari warga atas nama Agung, kami langsung berkoordinasi dengan tim gabungan. Unit Rescue diberangkatkan pada pukul 04.03 WIB dan tiba di lokasi pukul 04.08 WIB," ucapnya.
Wasis menjelaskan, setiba di lokasi, Tim Rescue langsung melakukan penanganan dan proses evakuasi terhadap korban yang terjepit di dalam kabin.
"Kondisi sopir atas nama Sandi, usia 30 tahun, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Proses evakuasi membutuhkan waktu karena posisi korban terjepit cukup parah. Evakuasi selesai pada pukul 05.10 WIB," lanjutnya.
Kondisi kendaraan Isuzu bernomor polisi B 9343 FVT tampak mengalami kerusakan berat pada bagian depan. Benturan keras membuat kabin truk warna putih itu ringsek hingga hampir tak berbentuk, dengan bagian moncong terdorong masuk ke arah ruang kemudi.
Struktur besi kabin terlipat, kaca depan pecah berantakan, dan sejumlah komponen mekanis tampak tercerai-berai akibat hantaman kuat saat menabrak truk tronton yang terparkir.
Sementara itu, kernet truk bernama Risky, 29 tahun, mengalami shock sehingga hanya mendapatkan penanganan awal dari petugas di lapangan.
Menurut keterangan yang dihimpun BPBD Kota Surabaya, kecelakaan terjadi karena sopir diduga mengantuk saat mengemudikan truk bermuatan tabung, hingga akhirnya menabrak truk tronton yang sedang parkir.
Dalam penanganan insiden tersebut, sejumlah unsur terlibat, antara lain Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, BPBD Kota Surabaya, Kepolisian, TGC Posko Pakis, serta Posko Terpadu Dukuh Pakis.
“Terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat. Penanganan cepat ini tidak lepas dari kolaborasi seluruh tim yang sigap merespons laporan warga,” pungkas Wasis.