Pemerintah Mulai Bangun Gedung Baru Ponpes Al Khoziny Senilai Lebih dari Rp125,3 Miliar
- Ahaddiini HM
Sidoarjo, VIVA Jatim-Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meresmikan groundbreaking pembangunan Gedung Baru Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Kamis 11 Desember 2025.
Pembangunan gedung baru tersebut dengan luas 3.700 meter persegi menggunakan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai lebih dari Rp125.3 milyar dengan lokasi di Jalan Siwalanpanji II, Desa Siwalanpanji Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, tidak jauh dari bangunan lama dan ditargetkan selesai pada Juni mendatang.
Ia mengatakan pembangunan kembali gedung Ponpes Al Khoziny sebagai upaya untuk mewujudkan pendidikan yang aman dan nyaman bagi para santri.
"Bagi kami ini adalah momentum evaluasi, bergotong-royong dalam kebersamaan untuk mewujudkan sistem pendidikan yang utuh, menyeluruh, termasuk menyiapkan sarana dan prasarana yang memadai buat para santri kami," ucapnya.
Cak Imin mengungkapkan sejak terjadinya insiden robohnya gedung Al Khoziny, Presiden Prabowo meminta untuk segera melakukan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang baik di pesantren lainnya.
"Pak Presiden Prabowo memerintahkan untuk segera melakukan langkah-langkah cepat dan efektif untuk mengantisipasi pesantren-pesantren kita agar seluruh kesalahan dan kekurangan masa lalu tidak terulang. Termasuk khususnya Al-Khoziny yang begitu menjadi perhatian," terangnya.
Ia melanjutkan, Al Khoziny sudah berdiri sejak 1917 telah memberikan kontribusi bagi pendidikan santri dan kemerdekaan bangsa Indonesia. Karena hal tersebut, ia memastikan bahwa pemerintah akan hadir untuk mendampingi Ponpes Al Khoziny dan pesantren lainnya.
"Pemerintah akan hadir untuk pemulihan pasca tragedi Al Khoziny juga 80 pesantren lainnya di seluruh Indonesia yang memiliki tingkat kerentanan bangunan. Pesantren yang back up, yang mendukung pemerintah di dalam kehidupannya, termasuk Pak Prabowo sendiri," terang Cak Imin yang juga sebagai Ketua Satgas Penataan Pembangunan Pesantren (SPPP).
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al Khoziny, KHR Abdus Salam Mujib mengungkapkan rasa terima kasih kepada pemerintah karena turut membantu pembangunan gedung baru pasca insiden.
"Alhamdulillah, kami ucapkan terima kasih, mudah-mudahan langkah dari pemerintahan yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat mudah-mudahan ini diridhai oleh Allah dan diberkahi dan selalu pemerintah dibimbing oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan diberi pertolongan untuk selalu bisa menyejahterakan masyarakatnya," ungkapnya.