Konflik PBNU Tak Berkesudahan, Gus Salam: Musyawarah Luar Biasa Solusi

KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam
Sumber :
  • A Toriq A/Viva Jatim

Surabaya, VIVA Jatim – Rapat Pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sudah menunjuk KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU, pengganti dari KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya yang sudah diberhentikan oleh jajaran syuriah dan disahkan oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

img_title Blusukan Jelang Muktamar ke 35, Gus Salam Mengaku Sudah Galang Dukungan 22 Pengurus Wilayah NU

Keputusan melalui rapat pleno tersebut sebetulnya diharapkan menjadi ujung dari konflik yang terjadi di PBNU dalam beberapa pekan terakhir ini. Namun, ternyata Gus Yahya melawan dengan menyebut bahwa rapat pleno versi Hotel Sultan tersebut tidak sah karena menyalahi AD/ART NU. 

Kubu Gus Yahya lantas merencanakan Rapat Pleno PBNU tandingan di kantor PBNU pada Kamis, 11 Desember 2025. Namun batal digelar dengan alasan Rais Aam KH Miftachul Akhyar tak hadir. Gus Yahya berargumen, sesuai aturan yang digariskan di NU, rapat pleno harus dihadiri rais aam dan ketua umum.

img_title Forbes NU Kritik Arah Diplomasi Global PBNU, Nilai Jauh dari Kepentingan Nahdliyyin

Konflik di tubuh PBNU tetap tak berujung. Seakan tak berkesudahan. Masih berlanjut entah sampai kapan.

Melihat itu, Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam berpendapat bahwa satu-satunya solusi untuk menyudahi gejolak di internal PBNU tersebut adalah Musyawarah Luar Biasa (MLB). Itu menurutnya konstitusional, sesuai ART NU. Juga elegan dan bermartabat.

img_title Polres Jombang Bersiap-siap Jelang Muktamar NU Ke-35 di PP Tambakberas

“MLB solusi untuk mengakhiri perbuatan syubhat yang memenuhi unsur pelanggaran berat oleh para mandataris dan mencabut mandat. Dan, MLB menjadi mekanisme konstitusional, elegan, dan bermartabat,” kata Gus Salam dikutip dari VIVA.co.id, Kamis, 11 Desember 2025.

Jika ditangani dengan cara seperti yang sudah terjadi, Gus Salam menilai geger PBNU akan berkepanjangan. Sebab, lanjut dia, masing-masing pihak akan meruncingkan dan manajamkan pandangannya masing-masing yang sudah tentu berbeda satu sama lain. 

Gus Salam sendiri adalah salah satu motor pengusul MLB beberapa bulan lalu, sebelum gejolak di internal PBNU terjadi. Isu MLB tersebut berawal dari gelaran Mubes Alim Ulama NU di kediaman Syaikhona Kholil Bangkalan, Madura, pada Minggu, 18 Agustus 2024, lalu. Selain Gus Salam, hadir pula saat itu mantan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar.

Halaman Selanjutnya
img_title