Siswa Difabel Bersinar di Hari Disabilitas Internasional, Kadindik Jatim Beri Pesan Khusus

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai di Festival Gebyar Seni dan Vokasi
Sumber :
  • Rachmad Fahrizal Tito/VIVA Jatim

Surabaya, VIVA JatimKepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai membuka kegiatan peringatan Hari Disabilitas International (HDI) dengan Festial Gebyar Seni & Vokasi di SLB Negeri Gedangan, Sidoarjo. 

img_title Pesan Penting Kadindik Jatim ke Siswa saat Libur Natal dan Tahun Baru

Puluhan siswa difabel tampil percaya diri dalam gelaran itu, acara dibuka dengan pantomim dan tari kolosal, disusul dentuman drumband yang tertata rapi. Sorak tepuk tangan makin meriah ketika para siswa membawakan Tari Remo ikon budaya Jawa Timur dengan gerak rancak dan percaya diri.

Selain itu pertunjukan angklung, fashion show, hingga pameran karya vokasi menambah semarak panggung kreativitas yang sengaja digelar oleh dinas Pendidikan jawa timur itu.

img_title Semarak HUT RI ke-80, PTFI Gelar Tari Kolosal dan Aksi Sosial dari Hulu Papua Hilir Gresik

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai, hadir langsung dan tak kuasa menyembunyikan kekagumannya saat melihat bakat para siswa. Dalam momen tersebut, Aries menyampaikan pesan khusus kepada para orangtua dan guru. 

Baginya, pendidikan anak berkebutuhan khusus tidak cukup hanya dengan dukungan moral, tetapi juga perlu ruang dan kesempatan untuk mengasah kemampuan mereka.

img_title Ancam Demo Hibah dan Selingkuh, Anggota Ormas Peras Kadisdik Jatim

“Saya sangat mengapresiasi kreativitas anak-anak istimewa kita. Tidak semua anak seusia mereka memiliki keberanian seperti ini. Ini anugerah Tuhan, tidak bisa dibandingkan dengan apa pun,” ujar Aries dengan nada bangga.

Aries berharap dengan energi positif yang mengalir sepanjang acara, perayaan Hari Disabilitas Internasional di Sidoarjo itu tak hanya seremoni, melainkan sebagai bukti mimpi dan bakat anak difabel layak mendapat panggung yang lebih besar.

“Festival ini bukan hanya panggung seni, tapi wadah membangun kepercayaan diri dan karakter anak-anak kita,” tambahnya.

Tidak hanya membuka acara, Aries juga meninjau fasilitas sekolah mulai dari program revitalisasi gedung, ruang vokasi, hingga layanan fisioterapi. Ia menekankan bahwa ruang terapi harus dirawat optimal agar siswa merasa aman dan nyaman.

Aries juga menyempatkan diri mengunjungi Kebun SIKAP, lahan praktik bercocok tanam milik sekolah yang dikelola siswa sebagai bagian dari pembelajaran vokasi. Menurutnya, kebun tersebut menjadi media belajar yang efektif untuk melatih kemandirian dan tanggung jawab.

“Saya apresiasi kreativitas sekolah memanfaatkan lahan sisa menjadi kebun yang produktif. Semoga ke depan komoditasnya makin variatif,” kata Aries.

Halaman Selanjutnya
img_title