Viral Aksi Kekerasan Sopir Bemo di Surabaya, Pelaku Naik Motor Aerox
- Instagram @cat_warrior_indonesia
Surabaya, VIVA Jatim – Video aksi dugaan kekerasan terhadap seorang sopir angkutan umum (bemo) di Surabaya viral setelah akun Instagram @cat_warrior_indonesia mengunggahnya, Sabtu, 12 Desember 2025. Pelaku merupakan pengendara sepeda motor jenis Yamaha Aerox.
Aksi dugaan kekerasan ini terjadi di kawasan flyover Kupang. Tepatnya depan Toko Emas Wahyuredjo, Jalan Pasar Kembang, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya.
Dalam unggahan tersebut, akun @cat_warrior_indonesia membagikan tiga slide berisi serangkaian kejadian.
Slide pertama menampilkan video amatir, memperlihatkan momen dugaan pemukulan terhadap sopir bemo.
Lalu slide kedua menunjukkan plat nomor kendaraan pelaku, yakni motor jenis Yamaha Aerox dengan Nopol L 2556 BC. Sementara slide ketiga berisi kronologi kejadian versi saksi yang berada di lokasi.
Berdasarkan keterangan kronologi yang diunggah, peristiwa bermula saat sebuah bemo berwarna hijau Nopol L 1675 UF melaju ke arah Jalan Diponegoro.
"Bemo warna hijau di jalur yang benar arah lurus mau ke [Jalan] Diponegoro tapi pelan-pelan, agak lambat. Nah ada si pengendara AEROX ini dibelakang gak tau mau arah mana tapi posisi lampu merah kupang emg padat banget sampai macet bahkan ada beberapa pengendara juga sampai menunggu dijalur lawan arah," tulis kronologi kejadian.
Di sisi lain, seorang pengendara motor Yamaha Aerox disebut kurang bersabar. Setelah upayanya untuk mendahului kendaraan lain selalu gagal karena kondisi lalu lintas padat.
Pengendara motor kemudian mendekat ke pintu sopir angkutan umum. Ia tampak marah-marah, melontarkan makian, serta melakukan kekerasan fisik dengan menjambak rambut dan membenturkan kepala sopir ke pintu bemo, sebagaimana terlihat dalam video.
Sopir bemo tampak terdiam kebingungan. Bahkan sempat meminta maaf untuk meredakan situasi, "Ya Pak, sepurone [minta maaf], Pak, sepurone [minta maaf]," ucap sopir.
Meski telah meminta maaf, pengendara motor Yamaha Aerox terus mencaci maki, mengamuk dan melakukan kekerasan fisik.
Mengetahui hal itu, penumpang angkutan umum di sebelah sopir sempat berusaha melerai. Namun pelaku tetap marah dan kembali menjambak sopir lalu pergi.
Tak berselang lama, pengendara motor itu kembali lagi mendatangi sopir bemo, melepas helmnya dan menganiaya korban lagi hingga mengalami pendarahan di kepala dan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.