Curanmor Gunakan Senpi, Satreskrim Polres Gresik Tetapkan DPO Empat Pelaku
- VIVA Jatim/Tofan Bram Kumara
Gresik, VIVA Jatim – Empat orang ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Gresik, Jumat, 12 Desember 2025 yang diduga melibatkan penggunaan senjata api oleh salah satu pelaku.
Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik, Ipda Andi Muh Asyraf Gunawan, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan terdapat tiga laporan polisi terkait aksi curanmor tersebut.
“Ada tiga laporan, dua kejadian di wilayah Kecamatan Kebomas dan satu kejadian di Kecamatan Kota. Kami terus mendalami kasus ini” ujarnya, Sabtu, 13 Desember 2025.
Dari ketiga kejadian tersebut, lanjut Ipda Andi, para pelaku berhasil mencuri tiga unit sepeda motor. Aksi pencurian dilakukan oleh komplotan yang berjumlah empat orang dengan modus berkeliling atau hunting (mengintai) di kawasan perumahan dan rumah kos.
"Para pelaku beraksi dengan mengendarai dua unit sepeda motor. Berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV, salah satu pelaku diketahui membawa senjata api,” ujarnya.
Dari pendalaman tersebut, pihak kepolisian pun telah menetapkan empat pelaku sebagai Daftar Pencarian Orang. Komplotan ini juga terindikasi bagian dari jaringan curanmor asal Madura.
“Kami mohon waktu untuk pendalaman lebih lanjut agar segera bisa menangkap. Tidak menutup kemungkinan para pelaku juga beraksi di wilayah lain,” jelasnya.
Salah satu korban curanmor, Ariyanto (41) menceritakan telah kehilangan sepeda motor Honda jenis PCX bernopol B 3372 UHY hilang saat diparkir di sekitar tempat tinggalnya.
Namun keesokan harinya, pria yang kost di Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas ini terkejut mendapati sepeda motornya telah raib. Berdasarkan rekaman CCTV, para pelaku beraksi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.
“Sekitar pukul 21.00 WIB motor saya parkir seperti biasa, kemudian saya beristirahat, biasanya aman saja. Tidak sampai lima menit mereka beraksi. Terlihat pelaku menggunakan kunci khusus saat membobol motor saya,” terang pria asal Banjarnegara ini.