Polrestabes Surabaya Amankan 100 Motor Spesifikasi Balap Selama 2 Pekan

Ratusan motor balap liar
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-Tim Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya mengamankan ratusan motor dengan spesifikasi balap dalam operasi yang berlangsung selama dua pekan.

img_title Coba-coba Jadi Pengedar Ekstasi, Pria Tenggumung Wetan Surabaya Ditangkap Polisi

Operasi digelar secara mobile dengan menyasar sejumlah ruas jalan yang selama ini kerap dijadikan arena balap liar. Seperti Jalan Panjang Jiwo, Jalan Diponegoro, kawasan Bambu Runcing, Jalan Dharmahusada hingga kawasan Jalan Darmo.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Polisi Rina Shanty Dewi Nainggolan mengatakan, operasi dilakukan secara terus menerus selama dua pekan pada jam-jam rawan, terutama saat malam hingga dini hari.

img_title Pria di Surabaya Ditangkap Polisi Gegara bawa 35 Butir Ekstasi di Bungkus Rokok

"Selama dua pekan pelaksanaan, kami mengamankan lebih dari 100 sepeda motor yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Kendaraan-kendaraan ini digunakan untuk balap liar dan sangat membahayakan," ujar Rina, Selasa, 16 Desember 2025.

Banyak kendaraan roda dua menggunakan knalpot brong yang diamankan polisi. Rina menyebut, bagian motor tersebut telah dimodifikasi sedemikian rupa untuk kecepatan tinggi.

img_title Polrestabes Surabaya Buka Pengambilan Ratusan Motor Korban Kecelakaan, Begini Syaratnya

Saat penangkapan berlangsung, petugas kepolisian kerap terlibat aksi kejar-kejaran dengan para pebalap liar. Namun hal itu tidak menjadi kendala, karena aparat keamanan telah melengkapi diri dengan sepeda motor trail yang memungkinkan mereka bergerak lincah dan lebih mudah mengejar para pelaku.

Menurut Rina, balap liar bukan hanya melanggar lalu lintas, melainka juga ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan lain serta ketenangan lingkungan.

"Ini bukan soal hobi atau gaya. Balap liar dan knalpot bising membahayakan nyawa dan mengganggu masyarakat. Jalan raya bukan tempat adu kecepatan," tuturnya.

Dari hasil penindakan, sebagian besar pelanggar diketahui masih berusia remaja. Kondisi ini menjadi perhatian serius kepolisian, terutama terkait pengawasan keluarga.

"Kami mengajak orang tua untuk lebih peduli dan mengawasi aktivitas anak-anaknya. Peran keluarga sangat penting agar mereka tidak terjerumus ke kegiatan yang berisiko tinggi," kata dia.

Selain penindakan, Polrestabes Surabaya juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta segera melapor jika mengetahui aktivitas balap liar atau gangguan kamtibmas lainnya.

"Kalau melihat balap liar atau aktivitas mencurigakan, segera hubungi Call Center 110. Layanan ini gratis dan siap menindaklanjuti laporan warga," pungkasnya.