LDII Kota Kediri Siap Sinergi dengan Pemkot Wujudkan SDM Unggul

Pembukaan Musda VII LDII Kota Kediri.
Sumber :
  • Madchan Jazuli/Viva Jatim

Kediri, VIVA Jatim – Musyawarah Daerah (Musda) VII LDII Kota Kediri berlangsung di Gedung DMC Pondok Wali Barokah Kota Kediri, Rabu, 17 Desember 2025. Mengambil tema 'Mewujudkan SDM Profesional Religius untuk Kota Kediri MAPAN Menuju Indonesia Emas' LDII ingin bersinergi dengan semua pihak termasuk Pemkot Kediri.

img_title Pemprov Jatim Salurkan Bansos Rp1,8 M di Kota Kediri, Ini Kata Wali Kota Vinanda

Ketua DPD LDII Kota Kediri, H Agung Riyanto mengungkapkan, tema tersebut diambil selaras dengan prioritas program kerja dari DPP dan DPW, yaitu memperkuat program DPP. Selain itu, juga ada 8 bidang pengabdian yang juga bisa disinergikan dengan lintas instansi.

"Kita sinergikan dengan visi misi Pemerintah Kota Kediri MAPAN, maju, agamis, produktif aman dan ngangeni," kata Agung Riyanto.

img_title Kejaksaan Negeri Kota Kediri Musnahkan Barang Bukti dari 51 Perkara Tindak Pidana Umum

Agung menjelaskan, Musda ke-VII di Kota Kediri yang merupakan forum tertinggi di organisasi. Ada tiga hal yang dilakukan yaitu evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya, program kerja 5 tahun yang akan datang, dan pemilihan pengurus periode 2025-2030. Di musda juga ada seminar, bazar, penghijauan, hingga bakti sosial.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur, Amrodji Konawi, menegaskan bahwa aspek kebangsaan menjadi prioritas utama dari delapan program pengabdian organisasi. Menurutnya, Indonesia merupakan rumah besar yang dihuni oleh beragam suku dan golongan, sehingga komitmen kebangsaan harus ditempatkan di posisi pertama.

img_title Menjaga Sungai Brantas dengan Tradisi Pladu

"Dalam pelaksanaan kegiatan, DPD LDII Kota Kediri memiliki tanggung jawab menjalankan program internal maupun arahan DPW. Fokus nomor satu adalah terkait kebangsaan," ujar Amrodji

Dia memberikan apresiasi tinggi kepada kepemimpinan Agung Sukmono yang dinilai sukses menjalankan tugas selama masa jabatannya. Ia menilai hubungan vertikal maupun horizontal yang dibangun LDII Kota Kediri berjalan sangat harmonis.

Ia menjelaskan bahwa terdapat dua parameter utama untuk mengukur kesuksesan tersebut. Pertama, LDII aktif terlibat dan diundang dalam kegiatan pemerintah kota maupun organisasi lintas agama seperti NU, Muhammadiyah, dan FKUB. 

Parameter kedua adalah kehadiran unsur pemerintah dan tokoh organisasi lain saat LDII menyelenggarakan kegiatan. "Secara vertikal dan horizontal, program Pak Agung saya nilai sukses,” ujarnya.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswari menjelaskan bahwa sumbangsih LDII dalam pembinaan generasi muda, penguatan nilai keagamaan, serta menjaga keharmonisan sosial perlu diapresiasi. Dikatakannya, penguatan sumber daya manusia yang profesional dan religius merupakan fondasi penting dalam menghadapi tantangan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Halaman Selanjutnya
img_title