Puluhan Emak-emak Dilatih Kewirausahaan Wujudkan Inklusi Perempuan di Tulungagung

Emak-emak di Tulungagung mendapatkan pelatihan kewirausahaan.
Sumber :
  • Viva Jatim/Madchan Jazuli

Tulungagung, VIVA Jatim – Belasan emak-emak nampak memenuhi Aula Desa Pulerejo, Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung. Mereka bukan untuk antri mendapatkan sembako, melainkan antusias mengikuti pelatihan kewirausahaan dari salah satu kampus.

img_title 1.250 Siswa di Kediri Terima Santunan Ramadan, Aries: Pendidikan Harus Berdampak

Kaprodi PAI STAI Diponegoro, Kholid Thohiri, menegaskan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penguatan ekonomi perempuan merupakan strategi penting dalam merealisasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Desa. 

Kegiatan ini menurutnya dalam rangka mewujudkan inklusi dan pemberdayaan perempuan di tingkat desa, STAI Diponegoro melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan bagi perempuan. 

img_title Maling Motor di Mojokerto 5 Kali Cabuli Emak-emak Dituntut 2,5 Tahun Penjara

"Kegiatan PKM ini merupakan bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan fokus pada penguatan kapasitas ekonomi perempuan desa agar mampu berperan aktif dalam pembangunan berbasis komunitas," ujar Kholid Tohiri, Kamis, 18 Desember 2025.

Kholid menerangkan, pemberdayaan perempuan tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga, tetapi juga menjadi fondasi bagi pembangunan desa yang inklusif dan berkeadilan.

img_title Polres Gresik Sidak Pasar, Pastikan Harga Sembako Stabil Jelang Imlek dan Ramadan

"Penguatan ekonomi perempuan adalah kunci untuk membangun desa yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan. PKM ini diharapkan mampu mendorong perempuan desa agar lebih berdaya dan memiliki kemandirian ekonomi," bebernya.

Senada, Ketua Panitia, Malik Hasan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program KKPL di Desa Pulerejo. Ia menekankan bahwa pelatihan kewirausahaan ini dirancang sebagai implementasi strategi penguatan keberdayaan perempuan desa dalam rangka menuju kemandirian ekonomi dan kesetaraan gender.

"Melalui pelatihan ini, kami berharap perempuan desa memiliki keterampilan dan motivasi untuk mengembangkan usaha produktif, sehingga mampu meningkatkan peran dan posisi perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi desa," beber Malik Hasan.

Ia menambahkan seminar dan pelatihan dipandu oleh Davit Tegar sebagai moderator, serta menghadirkan wirausahawan muda perempuan sukses, Reni, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Reni berbagi pengalaman dan kiat sukses dalam membangun usaha.

"Pemateri juga memberikan motivasi kepada para peserta untuk berani memulai dan mengembangkan usaha secara kreatif dan berkelanjutan," jelas Malik Hasan.

Melalui kegiatan PKM ini, STAI Diponegoro berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendorong inklusi perempuan desa, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung terwujudnya pembangunan desa yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Halaman Selanjutnya
img_title