Dindik Jatim Kukuhkan Pokja Pendidikan Inklusif, Persiapkan Inkubator Bisnis untuk ABK

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai bersama Pokja Pendidikan Inklusif.
Sumber :
  • Rachmad Fahrizal Tito/VIVA Jatim

"Langkah ini diharapkan dapat menghadirkan dashboard perkembangan SLB se-Jawa Timur, mulai dari progres siswa hingga kinerja sekolah," paparnya.

img_title Belajar dari Shanghai, Dindik Jatim Dorong Sekolah Vokasi Terhubung Langsung dengan Industri Digital

Tak kalah penting, Dindik Jatim juga akan menjalankan Inkubator Bisnis Inklusi. Program ini diarahkan untuk mengembangkan potensi, bakat, dan minat ABK agar memiliki kompetensi yang dapat meningkatkan kesejahteraan serta harkat dan martabat mereka.

“Sekolah tidak hanya memberi akademik dan rapor, tetapi juga bekal kompetensi. Anak-anak ini harus punya pilihan, apakah bekerja mandiri, berwirausaha, atau masuk ke dunia usaha dan dunia industri. Link and match-nya kita perkuat sejak awal,” pungkas Aries.

img_title SPMB Jatim 2026 Tahap 1 Ditutup, 54 Ribu Siswa Lolos Jalur Domisili

Laporan: Rachmad Fahrizal Tito/Surabaya