Puluhan Orang Keracunan di Lamongan, Diduga Usai Santap Nasi Hajatan

Puskesmas Turi, Kabupaten Lamongan.
Sumber :
  • Imron Saputra/Viva Jatim

Lamongan, VIVA Jatim – Puluhan orang di Dusun Gowa, Desa Pomahanjanggan, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, mengalami keracunan diduga setelah menyantap makanan yang dibagikan dari acara hajatan. Pihak kepolisian menyelidiki kasus tersebut.

img_title Tujuh Stand Pasar Agrobis Babat Lamongan Ludes Terbakar, Api Berasal dari Toko Styrofoam

Camat Turi Rakhmat Hidayat mengatakan, kasus keracunan masal yang menimpa warga itu bermula saat mereka menghadiri acara selamatan 40 hari di rumah salah satu warga setempat pada Selasa, 16 Desember 2025, lalu pukul 14.15 hingga 17.10 WIB.

Setelah selamatan selesai, warga kemudian membawa nasi berkat ke rumah masing-masing dan memakannya dengan keluarga. Setelah memakan nasi berkat itulah banyak warga langsung merasa perut sakit, kepala pusing dan muntah.

img_title Gudang Besi Tua di Lamongan Ludes Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan

Para korban kemudian langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Sementara dari keterangan pihak Puskesmas para korban mengalami keracunan makanan nasi hajatan.

"Total ada 32 orang yang mengalami keracunan dengan rincian 13 orang dirawat inap, termasuk korban meninggal, dan 19 orang lainnya rawat jalan dan ini kejadian bukan Jumat hari ini," kata Rakhmat dikonfirmasi VIVA Jatim, Jumat, 19 Desember 2025.

img_title Seorang Pengendara Motor di Lamongan Tertabrak Kereta Api Usai Terobos Perlintasan Berpalang

Terpisah, Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid mengatakan aparat kepolisian telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi. Hal itu dilakukan untuk memastikan penyebab warga keracunan massal

“Jika ada perkembangan hasil penyelidikan, akan kami sampaikan,” katanya kepada wartawan. 

Hamzaid menuturkan, berdasarkan hasil keterangan sementara, para korban mengalami muntah-muntah setelah menikmati nasi berkat yang didapatkan dari acara Yasinan dan tahlil 40 hari kematian salah satu warga setempat. 

Berdasarkan data sementara pula, jumlah korban sebanyak 32 orang. Satu di antaranya meninggal dunia saat dirawat di RSUD Lamongan. Korban meninggal bernama Mahmudah. (52).

Ilustrasi jenazah

Photo :
  • Istimewa