Sejumlah Pemuda di Mojokerto Diamankan Buntut Konvoi Ugal-ugalan Berujung Tawuran

Sejumlah Pemuda di Mojokerto Diamankan Buntut Konvoi
Sumber :
  • Viva Jatim/M Luthfi

Mojokerto, VIVA JatimPolisi menangkap sejumlah pemuda buntut konvoi sepeda motor secara ugal-ugalan yang berujung pada tawuran antar kelompok. Akibat kejadian itu, satu orang mengalami luka-luka. 

img_title Berujung Damai, Ini Pengakuan Ibu Muda yang Ajak Tiga Anak Mencuri di Toserba Mojokerto

Konvoi gerombolan pemuda dengan membawa senjata tajam (sajam) berakhir tawuran dengan gerombolan lain pada Minggu, 21 Desember 2025 dini hari. Akibatnya, 11 orang diamankan polisi dan 1 di antaranya mengalami luka lebam. 

Kasi Humas Polres Mojokerto Kota Ipda Jirnawan mengatakan, insiden itu terjadi pada Minggu, 21 Desember 2025 sekitar pukul 01.00 WIB. Kejadian bermula ketika segerombolan pemuda berjumlah 16 orang melakukan konvoi melintasi Jalan Empunala, Jalan Gajah Mada, Jalan Letkol Sumarjo, Jalan Hayam Wuruk hingga Jalan Gajah Mada. Saat konvoi, mereka menggeber-geber knalpot dan membawa senjata tajam. 

img_title Ibu Muda Bawa Tiga Anak Curi Peralatan Sekolah di Toserba Mojokerto, Pelaku Disebut Kerap Mencuri

“Dalam perjalanannya membleyer-bleyer dan membunyikan klakson sambil membawa sajam. Sehingga memicu reaksi masyarakat di seputaran Jalan Empunala,” ungkap Jirnawan, Senin,22 Desember 2025. 

Rombongan ini sempat berhenti di bawah Jembatan Gajah Mada, sebelum akhirnya kembali meneruskan perjalanan melewati Jalan Gajah Mada hingga ke Jalan Pemuda. Namun, lanjut Jirnawan, mereka putar balik ke arah utara atau menuju ke Jalan Gajah Mada. 

img_title Saat Polisi Surabaya Jual Sayur dan Buah, Langkah Nyata Jaga Pangan Murah

“Tepat sebelum jembatan Gajah Mada, Mereka berpapasan dengan gerombolan lain kurang lebih berjumlah 15 orang. Disitulah terjadi percekcokan antar kedua kelompok ini. Akhirnya terjadi pemukulan,” beber Jirnawan. 

Warga yang mengetahui kejadian tersebut melaporkan ke Polres Mojokerto Kota. Tak lama, Sejumlah personel Sat Samapta Polres Mojokerto Kota mendatangi lokasi. 

11 orang pemuda berhasil diamankan dan dibawa ke Polres Mojokerto Kota. Berdasarkan keterangan, dua orang di antaranya dari gerombolan 16 pemuda menjadi korban pemukulan. Yakni AR (18) warga Desa Pandansari, Kecamatan Jatirejo, dan PW (17) warga Kedungdung, Magersari, Mojokerto. 

“Atas kejadian itu, salah satu rombongan konvoi atas nama PW mengalami luka lebam dan bengkak di bibir,” ungkap Jirnawan. 

9 pelaku pengeroyokan yang sempat diamankan sudah diizinkan pulang. Sebab, pihak keluarga korban tidak melakukan pelaporan. 

“Korban tidak melaporkan sehingga damai. Karena keluarga korban menyadari bahwa kejadian tersebut atas kesalahan dari anaknya sendiri yg melakukan konvoi hingga terjadi tawuran antara kedua belah pihak,” pungkasnya.