PLN Jatim Pastikan Listrik Aman Saat Nataru, Cadangan Daya Capai 21 Persen

Aminuddin mendengar penjelasan Direksi PLN
Sumber :
  • Mokhamad Dofir

Surabaya, VIVA Jatim – Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Distribusi (PLN UID) Jawa Timur memastikan pasokan listrik dalam kondisi aman dan andal selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kesiapan ini ditopang oleh cadangan daya sekitar 21 persen serta dukungan interkoneksi sistem Jawa-Madura-Bali (Jamali).

img_title Tiga Rumah di Wonokromo Surabaya Ludes Terbakar, 12 Unit Damkar Dikerahkan

General Manager PLN UID Jawa Timur Ahmad Mustaqir menjelaskan, Natal dan Tahun Baru merupakan momen penting bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga, beribadah dan berlibur. Oleh karena itu, PLN berkomitmen penuh menjaga keandalan listrik agar seluruh aktivitas masyarakat berjalan lancar tanpa gangguan.

"Sistem kelistrikan Jawa Timur saat ini berada dalam kondisi aman. Cadangan daya tersedia sekitar 21 persen, sehingga mampu mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik selama periode Nataru," ujar Ahmad Mustaqir dalam paparannya, Senin, 22 Desember 2025.

img_title Belasan Traffic Light Surabaya Mati Akibat Listrik Padam, Dishub Kerahkan Genset

Ia menambahkan, pada Hari Raya Natal 2025, beban puncak di Jawa Timur diproyeksikan mencapai 6.548 megawatt (MW), dengan daya mampu pasok sebesar 10.712 MW dan cadangan daya sekitar 2.283 MW.

Sementara pada malam Tahun Baru 2026 kata dia, beban puncak diperkirakan berada di angka 5.925 MW dengan cadangan daya tetap terjaga di kisaran yang sama.

img_title Listrik Padam di Surabaya dan Sekitarnya, Begini Respons PLN Jatim

Kesiapan PLN UID Jawa Timur tersebut mendapat perhatian langsung dari Badan Pengaturan (BP) BUMN. Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma'ruf mengatakan, Jawa Timur menjadi salah satu daerah tujuan utama dalam momentum Natal dan Tahun Baru karena tingginya pergerakan masyarakat.

"Jawa Timur ini salah satu daerah tujuan utama saat Natal dan Tahun Baru. Pergerakan masyarakat sangat besar dan masif, sehingga kami datang untuk memastikan kesiapan pasokan listrik," ujar Aminuddin di Surabaya.

Ia menegaskan, kunjungan tersebut dilakukan bersama jajaran Direksi PLN untuk memastikan langsung kondisi kelistrikan di Jawa Timur dalam keadaan aman. Berdasar paparan yang disampaikan manajemen PLN UID Jawa Timur, mantan staf ahli Presiden Joko Widodo tersebut menilai ketersediaan pasokan listrik dinilai mencukupi.

"Tadi disampaikan oleh GM PLN UID Jawa Timur bahwa ketersediaan listrik sangat aman. Cadangan dayanya bahkan kurang lebih sekitar 30 persen dari beban puncak maksimal di Jawa Timur. Selain itu, ketersediaan energi primernya juga dalam batas aman,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title