Dibubarkan Aparat Madiun, Bedah Buku Reset Indonesia Akan Digelar di Surabaya

Dandhy Laksono
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-Kegiatan bedah buku Reset Indonesia yang sebelumnya dibubarkan aparat di Kabupaten Madiun, akan digelar di Surabaya. Hal itu disampaikan langsung oleh Dandhy Laksono, salah satu penulis buku Reset Indonesia, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @dandhy_laksono, pada Senin malam, 22 Desember 2025.

img_title Wali Kota Surabaya Eri : Transformasi Danantara Harus Buka Lapangan Kerja

Dalam video yang diunggah, Dandhy menyapa warga Surabaya dan mengonfirmasi bahwa diskusi buku yang gagal terlaksana di Madiun akan dihelat di Kota Pahlawan. Ia menyebut, kegiatan bedah buku tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 27 Desember 2025, pukul 16.00 WIB di Pos Bloc, Jalan Kebonrojo 10, Surabaya.

"Mari dioyok saka Madiun, dibubarno gak oleh nggawe diskusi buku ndek Madiun. Tanggal 27 aku ambek tim buku Reset Indonesia arep mampir nok Pos Bloc Surabaya jam 04.00 sore [setelah dibubarkan dan tidak boleh menggelar diskusi buku di Madiun, tanggal 27 saya dan tim penulis buku Reset Indonesia akan mampir ke Pos Bloc Surabaya jam empat sore]," ujar Dandhy dilihat Viva Jatim, Selasa, 23 Desember 2025.

img_title Nagara Institute-Akbar Faisal Uncensored Gelar Diskusi Kupas Peran Danantara di Surabaya

Ia mengajak masyarakat Surabaya untuk hadir dalam diskusi santai membahas berbagai gagasan perubahan bagi Indonesia. Menurut Dandhy, bedah buku tersebut menjadi ruang ngobrol bersama untuk membicarakan persoalan bangsa, mulai dari apa yang perlu diubah, dari mana harus memulai, hingga bagaimana cara mewujudkannya.

"Tak enteni ya rek di Pos Bloc Surabaya jam 4 sore ojo lali [kita tunggu ya di Pos Bloc Surabaya jam empat sore, jangan lupa]," tutupnya.

img_title Peluncuran Buku Tambo Girisik Tutup Malam Puncak Residensi Literatutur 2025

Sebelumnya, kegiatan bedah buku Reset Indonesia batal digelar di Pasar Pundensari, Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, pada Sabtu, 20 Desember 2025, malam. 

Acara yang rencananya dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut dihentikan oleh pejabat pemerintah desa, kecamatan, serta aparat kepolisian setempat.

Pembubaran dilakukan dengan alasan penyelenggara tidak mengantongi izin resmi dari pihak terkait. Selain melarang jalannya diskusi, aparat juga membubarkan puluhan peserta yang telah hadir di lokasi.

Sejumlah peserta lain yang baru datang bahkan diminta untuk langsung meninggalkan area Pasar Pundensari. Panitia mengaku mendapat tekanan langsung dari petugas untuk menghentikan acara.

Halaman Selanjutnya
img_title