Master Kick Sabet Juara Umum di Kejuaraan Taekwondo Piala KONI Kota Surabaya 2025
- Mokhamad Dofir
Surabaya, VIVA Jatim – Atlet klub taekwondo Master Kick Indonesia meraih prestasi gemilang dengan menyabet juara umum di dua kategori pada ajang Piala KONI Kota Surabaya yang berlangsung di GOR Pancasila, pada 19 - 21 Desember 2025.
Di tengah atmosfer kompetisi yang tinggi, atlet Master Kick tampil konsisten dan menunjukkan performa solid di hampir seluruh nomor pertandingan. Klub ini berhasil mengamankan sejumlah podium penting yang mengantarkannya pada posisi bergengsi dalam klasemen akhir kejuaraan.
Hasilnya, Master Kick meraih Juara Umum III kategori Prestasi serta Juara Umum I kategori Semi Prestasi. Capaian tersebut menegaskan kualitas pembinaan atlet yang berkelanjutan, sekaligus mencerminkan kesiapan klub dalam menghadapi kompetisi tingkat regional maupun nasional.
Keberhasilan meraih dua gelar juara umum dalam satu ajang bukan perkara mudah. Setiap pertandingan berlangsung ketat, menuntut atlet untuk tampil fokus, disiplin, dan mampu menjaga konsistensi performa sejak babak awal hingga partai penentuan.
Selain prestasi beregu, sorotan juga tertuju pada penampilan individu atlet Master Kick. Alief Avaerous Abdullah dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Kelas Junior setelah tampil dominan dan mampu mengungguli lawan-lawannya dengan teknik serta strategi matang.
Sementara itu, Acelin Krista Candra juga mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Atlet Terbaik kelas Cadet. Penampilannya dinilai mencerminkan kesiapan fisik dan mental yang kuat, meski masih berada di usia pengembangan.
Deretan prestasi di Piala KONI 2025 ini menambah panjang catatan emas Master Kick Indonesia. Hingga saat ini, klub tersebut telah mengoleksi 15 kali gelar juara umum dalam berbagai kejuaraan resmi yang diikuti.
Tak hanya itu, penghargaan Atlet Terbaik yang diraih atlet-atlet Master Kick juga telah mencapai 21 kali. Seluruh pencapaian tersebut tercatat secara resmi dan didokumentasikan di Museum Master Kick sebagai bagian dari sejarah klub.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran penting tim pelatih yang terdiri dari Julian Musnandar, Muhammad Khirom dan Imatus Sholicha.
"[Kami] konsisten membangun sistem pembinaan berbasis karakter. Para pelatih menanamkan nilai kejujuran, sportivitas, dan disiplin sebagai fondasi utama dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan," ujar Julian Musnandar, Selasa, 23 Desember 2025.