Cuaca Surabaya saat Natal 2025 Berpotensi Hujan Ringan Kecuali Bulak dan Kenjeran
- Istimewa
Surabaya, VIVA Jatim-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mencatat bahwa cuaca di Kota Surabaya saat Perayaan Natal 2026 diperkirakan relatif kondusif, meski sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan ringan pada siang hari.
Berdasarkan prakiraan BMKG, secara umum cuaca Surabaya pada pagi hari didominasi kondisi berawan hampir di seluruh kecamatan. Awan tebal mulai menyelimuti wilayah kota sejak dini hari hingga menjelang siang, dengan suhu udara yang relatif sejuk berkisar 24 hingga 25 derajat Celsius.
Memasuki siang hari, potensi hujan ringan terjadi di sebagian besar wilayah Surabaya, terutama kawasan Surabaya Barat, Selatan, dan sebagian Surabaya Pusat. Hujan diperkirakan bersifat lokal dan tidak berlangsung lama.
Adapun wilayah yang berpeluang mengalami hujan ringan pada siang hari antara lain Asem Rowo, Bubutan, Dukuh Pakis, Gayungan, Genteng, Gubeng, Gunung Anyar, Jambangan, Karang Pilang, Krembangan, Lakarsantri, Mulyorejo, Pabean Cantian, Pakal, Rungkut, Sambikerep, Sawahan, Semampir, Simokerto, Sukolilo, Sukomanunggal, Tambaksari, Tandes, Tegalsari, Tenggilis Mejoyo, Wiyung, Wonocolo, dan Wonokromo.
Sementara dua wilayah diprakirakan tidak mengalami hujan pada siang hari, yakni Bulak dan Kenjeran. Di kedua kecamatan tersebut, cuaca cenderung berawan hingga cerah, sehingga relatif lebih aman bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun wisata pantai.
BMKG menyebut, setelah hujan ringan mereda, cuaca pada sore hari di hampir seluruh Surabaya berangsur cerah. Pada malam hari, cuaca di Kota Surabaya diprakirakan cerah hingga cerah berawan. Kondisi ini diperkirakan berlangsung stabil hingga dini hari.
Dari sisi suhu udara, BMKG mencatat suhu minimum berkisar 24–25 derajat Celsius, sedangkan suhu maksimum mencapai 31–32 derajat Celsius. Suhu tertinggi umumnya terjadi pada siang hingga sore hari sebelum awan kembali mendominasi.
Lalu kelembapan udara tergolong tinggi, berkisar antara 64 hingga 96 persen. Tingginya kelembapan ini turut memicu terbentuknya awan hujan ringan di sejumlah wilayah, meski intensitasnya diperkirakan rendah.
Untuk kondisi angin, BMKG memprakirakan angin bertiup dominan dari arah barat hingga barat daya. Kecepatan angin berkisar antara 5 hingga 15 kilometer per jam, dengan hembusan paling kencang terpantau di wilayah Surabaya Barat.