Cegah Laka Saat Nataru 2025, Jalur Penyelamatan di Tikungan Gotekan Mojokerto Revitalisasi

Polisi revitalisasi jalur penyelamatan di tikungan Gotekan
Sumber :
  • Viva Jatim/M Luthfi

Mojokerto, VIVA JatimPolres dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto merevitalisasi jalur penyelamatan di tikungan Gotekan, Pacet, Mojokerto, pada Kamis, 25 Desember 2025. 

img_title Perang Sarung di Kota Mojokerto Digagalkan, Dua Orang Diduga Provokator Diamankan

Kegiatan revitalisasi ini melibatkan 50 personel gabungan terdiri dari Polres Mojokerto, Polsek Pacet, Dishub dan Satpol PP serta Relawan Harimau Mojokerto. Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octvian bersama Kapolsek Pacet Ipdu Muhammad Khoirul Umam meninjau langsung kegiatan tersebut. 

Revitalisasi dilakukan dengan mengganti dan menambah volume serta menata ulang karung karung berisi sekam di jalur penyelamat tersebut.

img_title Kawanan Maling Motor Sasar Perumahan di Mojokerto, 2 Motor Amblas dalam Semalam

Seperti diketahui, jalur Pacet-Cangar berupa turunan curam dan panjang. Kondisi inilah yang membuat banyak kendaraan yang turun dari arah Cangar menuju Pacet mengalami rem blong atau remnya tidak berfungsi. Jalur penyelamat dibuat untuk mengurangi fatalitas korban kecelakaan. 

Umam menuturkan, revitalisasi jalur penyelamat ini sangat penting. Sebab, volume kendaraan wisatawan meningkat tajam saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. 

img_title Jelang Imlek, Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung Pasang 250 Lampion Baru

”Kami menyadari bahwa jalur Gotekan ini memiliki turunan yang sangat tajam dan panjang. Kondisi safety area harus selalu prima. Kami bersama Pak Wabup dan rekan-rekan relawan turun langsung untuk memastikan tumpukan sekam cukup tebal dan posisi karung penahan sudah tepat untuk menghentikan kendaraan yang bermasalah,” tuturnya. 

Ia mengapresiasi sinergitas yang terjalin antara Polri, pemda dan relawan. Menurut dia, keselamatan di jalur wisata Pacet-Cangar merupakan tanggung jawab bersama.

”Polisi tidak bekerja sendiri. Ada Relawan Harimau, Banser, Dishub, dan Satpol PP yang bahu-membahu. Tujuannya satu, agar wisatawan yang melintas merasa aman dan jika terjadi kondisi darurat, fasilitas penyelamatan sudah siap meminimalisir fatalitas,” ungkapnya.