Pastikan Kualitas BBM, Pertamina Patra Niaga Langsung Tangani Pertalite Bercampur Air di Lamongan
- Dokumen Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus
Lamongan, VIVA Jatim – Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus langsung turun tangan setelah menerima isu viral BBM Pertalite bercampur air di SPBU Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, pada Selasa, 23 Desember 2025. Tim Pertamina Patra Niaga langsung ke lokasi melakukan pengecekan, sebagai upaya agar kualitas BBM tetap terjaga.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan, pengecekan langsung dilakukan pada malam di hari saat informasi Pertalite bercampur air beredar di masyarakat. Hasilnya, memang ditemukan tanda-tanda tercampur air di tangki produk Pertalite di SPBU tersebut.
Diduga, lanjut Ahad, air masuk ke dalam tangki penyimpanan Pertalite karena pada Selasa malam hujan lebat melanda lokasi SPBU Banaran berada. “Ketika hujan mulai reda, dari kegiatan penyaluran dilaporkan beberapa masyarakat mengalami keluhan gangguan setelah melakukan pengisian di SPBU tersebut," terangnya dalam keterangan tertulis diterima VIVA Jatim pada Jumat, 26 Desember 2025.
Sebagai tindak lanjut, tim dari Pertamina Patra Niaga bersama pihak SPBU melakukan pembersihan atau clearing pada tangki BBM Pertalite di SPBU Banaran untuk memastikan tidak ada kandungan air lagi. Ahad menuturkan, proses clearing kira-kira memakan waktu selama dua minggu.
Sementara untuk penyaluran BBM jenis lainnya tetap berjalan normal. Namun, pengecekan secara menyeluruh tetap dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga untuk memastikan kualitas dan kuantitas distribusi BBM diterima masyarakat dengan baik.
Dengan proses gerak cepat ini, Pertamina berupaya memastikan BBM yang diterima masyarakat dalam kualitas dan kuantitas yang baik dan untuk konsumen yang mengalami keluhan pasca pengisian diberikan ganti rugi perbaikan di bengkel terdekat.
"Dalam proses penyaluran BBM, Pertamina akan terus berupaya menjaga aspek quantity and quality (QQ) produk. Jika terdapat kendala teknis yang kemudian muncul, Pertamina akan berupaya melaksanakan penyelesaian segera demi memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat," tandas Ahad.
Pertamina Patra Niaga mengimbau kepada masyarakat yang menemukan pelanggaran dan ketidaknyamanan di SPBU silahkan dapat memberikan informasi ke Pertamina Contact Center 135 (Call Center Pertamina).
Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan sejumlah pelanggan mengeluhkan BBM Pertalite tercampur air viral di media sosial pada Selasa, 23 Desember 2025, malam. Dalam unggahan video yang beredar, para pelanggan nampak mendatangi SPBU tersebut sambil menunjukkan BBM yang bercampur air.