Ratusan Santri di Kediri Didorong Punya Kepedulian terhadap Kelestarian Lingkungan

Musda VII LDII Kota Kediri.
Sumber :
  • Madchan Jazuli

Kediri, VIVA Jatim-DPD LDII Kota Kediri mendorong para santri mempunyai kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Hal tersebut penting agar bisa mengintegrasikan antara pendidikan agama dan lingkungan.

img_title Santri Ponpes BIMA Tembus Rusia hingga China, Gus Muhaimin: Ini Modal Indonesia Emas

DPD LDII Kota Kediri menggelar Seminar Lingkungan Hidup di Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah, Kota Kediri. Acara yang menjadi rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) VII LDII Kota Kediri.

Ketua DPD LDII Kota Kediri, Agung Riyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh sekitar 400 hingga 500 santri. Menurutnya, seminar ini merupakan langkah konkret dalam mengimplementasikan konsep Eco Pesantren, yakni integrasi antara pendidikan agama dan pelestarian lingkungan.

img_title Puluhan Korban Pelecehan Seksual di Pati Butuh Pemulihan, Bagaimana Sikap Pemerintah?

"Harapan kita nanti anak-anak ini bisa mendapatkan tambahan wawasan bagaimana menjaga lingkungan dengan baik. Tujuan utama kami adalah membentuk generasi yang beriman, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan," ujar Agung kepada awak media, Sabtu, 27 Desember 2025.

Agung menekankan pentingnya peran manusia dalam mengelola alam. Ia menyebut bahwa bencana alam sering kali berkaitan erat dengan cara manusia memperlakukan lingkungannya. Jika lingkungan dijaga dengan baik, maka alam pun akan menjaga manusia. Sebaliknya, kerusakan lingkungan akan berdampak buruk pada kehidupan manusia itu sendiri.

img_title Literasi Keuangan Syariah: Mendorong Penguatan Ekosistem Ekonomi di Ponpes Lirboyo

Lebih lanjut, Agung memaparkan tiga poin utama yang ingin dicapai melalui seminar ini. Selain membentuk karakter peduli lingkungan, LDII ingin mewujudkan kemandirian pesantren melalui pengelolaan sumber daya berkelanjutan serta menjadikan santri sebagai agen perubahan (agent of change).

"Kami ingin santri menjadi contoh yang positif bagi masyarakat di sekitar pondok dalam menjaga lingkungan," imbuhnya.

Dalam pelaksanaannya, LDII menggandeng pakar lingkungan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Agus, serta Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri.

Kolaborasi ini bertujuan menyinergikan delapan klaster pengabdian LDII untuk bangsa, khususnya di bidang ketahanan pangan dan lingkungan hidup dengan program Pemerintah Kota Kediri. Agung berharap sinergi ini dapat mendukung visi Kota Kediri sebagai kota yang mapan, di mana pengelolaan lingkungan hidup menjadi salah satu pilar utamanya.

Pimpinan Ponpes Wali Barokah, KH Sunarto mendukung penyelenggaraan Musda. Ia menilai visi misi antara pesantren dan DPD LDII Kota Kediri merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam mencapai tujuan organisasi.

Halaman Selanjutnya
img_title