Sopir Diduga Mengantuk, Mobil BGN Terbalik Usai Alami Kecelakaan Tunggal di Lamongan

Proses evakuasi mobil BGN.
Sumber :
  • Imron Saputra

Lamongan, VIVA Jatim-Sebuah mobil yang bertuliskan BGN mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di Jalan Raya Babat Lamongan. Kecelakaan diduga akibat sopir mobil BGN mengantuk.

img_title Seorang Pengendara Motor di Lamongan Tertabrak Kereta Api Usai Terobos Perlintasan Berpalang

Kasihumas Polres Lamongan IPDA Hamzaid saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Kecelakaan itu berawal saat mobil yang dikemudikan oleh GS, warga Surabaya, melaju dari arah Jakarta menuju wilayah Wiyung, Surabaya.

Sesampainya di lokasi kejadian (TKP) wilayah Babat, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi karena mengantuk. Akibatnya, kendaraan oleng ke kanan dan menabrak median jalan, lalu terbalik hingga menutupi sebagian ruas jalan raya.

img_title Motor Perempuan di Lamongan Dibawa Kabur Pria yang Baru Dikenal dari Aplikasi Pertemanan

Hamzaid mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun akibat kejadian itu, kendaraan mengalami kerusakan materiil pada bagian depan mobil.

"Berdasarkan keterangan saksi Kecelakaan terjadi pada Minggu 28 Desember 2025, sekitar pukul 05.30 pagi. Mobil tersebut terbalik karena sopir diduga mengantuk," kata Hamzaid.

img_title Adu Banteng, Dua Pelajar di Lamongan Meninggal Usai Alami Kecelakaan

Hamzaid menjelaskan, saat ini kecelakaan tersebut telah ditangani oleh petugas Pos Pengamanan (Pospam) Ops Lilin Semeru 2025 Pasar Babat. Petugas juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian guna mencegah kemacetan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses evakuasi kendaraan.

"Seluruh personel terlibat dalam membantu proses evakuasi mobil dengan menggunakan kendaraan derek dan alhamdulillah arus lalu lintas kembali lancar dan aman," jelas Hamzaid.

Terkait kecelakaan ini, Hamzaid mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Pengendara diminta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, tidak memaksakan diri saat lelah atau mengantuk.