Jelang Pergantian Tahun Baru 2026, Bengkel Mobil di Sidoarjo Kebanjiran Order
- Viva Jatim/Ahaddiini
Sidoarjo, VIVA Jatim – Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, sebuah bengkel mobil di kawasan Raya Buncitan Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo kebanjiran order jasa perbaikan.
Pemilik bengkel mobil Karomah Motor, Muhammad Rifki Inani (28 tahun), mengungkapkan kenaikan jasa perbaikan mobil mencapai hampir 100 persen.
"Di masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) terlebih mendekati pergantian tahun, jasa perbaikan di bengkel saya mengalami kenaikan secara signifikan mencapai 80 persen dari biasanya," ucap Fiki sapaan akrabnya kepada VIVA Jatim, Selasa, 30 Desember 2025.
Fiki menjelaskan, kenaikan jasa perbaikan mobil dimulai 2 Minggu yang lalu sebelum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) namun peningkatan prosentasenya justru saat mendekati pergantian Tahun Baru 2026.
"Puncaknya di 2 Minggu terakhir sampai saat ini. Jadi para customer yang libur Nataru meluangkan waktu memperbaiki mobil sebelum melakukan liburan, baik ke tempat wisata atau pulang kampung sebagai antisipasi kerusakan di jalan ataupun kerawanan kecelakaan lalu lintas," terangnya.
Fiki mengungkapkan, berbagai macam keluhan dan kerusakan jenis mobil dibenahi di bengkel miliknya, yakni jenis mobil buatan Eropa dan Jepang. Namun, ada beberapa kendala yang ia rasakan karena membludaknya jasa pembenaran mobil.
"Semua jenis mobil kami bantu untuk diperbaiki, baik mobil Jepang dan Eropa. Kalau mobil buatan Jepang masih mudah untuk menemukan sparepartnya, berbeda dengan mobil Eropa, kita harus inden dan harus menunggu sparepartnya, bahkan kita harus terjun langsung ke beberapa luar daerah seperti Semarang dan Yogyakarta," ungkapnya.
Menurutnya, bagian mobil yang paling banyak diperbaiki dan mendapat keluhan para customer adalah bagian perbaikan mesin.
"Yang paling banyak kita perbaiki di bagian perbaikan mesin, kaki ban depan dan belakang (terot dan long terot), selain itu juga perbaikan bagian AC," tuturnya.
Karena membludaknya permintaan jasa perbaikan mobil, Fiki mengaku kewalahan hingga harus menambah tenaga kerja. "Sampai kewalahan, biasanya dibantu 2 orang, saat ini dibantu 4 orang," kata Fiki.
Fiki juga berharap, dengan laris manisnya jasa perbaikan mobil di bengkelnya, usahanya maju dan berkembang.
"Di satu sisi libur Natal dan Tahun Baru membawa berkah tersendiri bagi bengkel mobil. Pastinya saya berharap usaha saya ini maju dan lebih baik dari tahun 2025. Semoga para pengguna jasa bengkel mobil Karomah Motor merasa puas dan bisa bekerja sama lagi," pungkas Fiki.