Transaksi SPKLU PLN di Jatim Naik 254 Persen Lebih Selama Nataru 2026
- Humas PLN
Surabaya, VIVA Jatim – PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur mencatat adanya peningkatan jumlah transaksi di 288 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang disediakan selama masa liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, ada sebanyak 13.108 kali transaksi. Atau meningkat 254,3 persen kali transaksi bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir mengungkapkan, semakin tinggi pengguna kendaraan listrik (EV) pada momen Natal dan Tahun Baru maka turut mendongkrak konsumsi daya SPKLU PLN hingga 322.555 kWh.
Oleh sebab itu, pihaknya menegaskan akan terus menggencarkan penambahan infrastruktur kelistrikan secara signifikan.
"Pada tahun ini kami juga telah mengoperasikan SPKLU Center di Surabaya. Untuk meningkatkan kenyamanan dan menghindari antrian pada beberapa titik, telah didukung 2 SPKLU Mobile dan juga 3 SPKLU Emergency," papar Ahmad, Selasa, 6 Januari 2026.
Ratusan SPKLU yang disediakan untuk melayani pemudik atau masyarakat umum pengguna kendaraan listrik itu, tersebar merata di 152 titik seluruh Jawa Timur dengan personel siaga selama 24 jam.
Sementara dari segi digitalisasi kata Ahmad, PLN juga telah menambah fitur AntreEV dan Trip Planner pada Aplikasi PLN Mobile. Tujuannya supaya pengguna kendaraan listrik bisa lebih mudah dan nyaman saat melakukan pengisian daya di tengah perjalanan.
AntreEV merupakan sistem antrean digital, pengguna dapat memperoleh kepastian giliran tanpa harus menunggu atau mengular di area SPKLU.
Selama menunggu antrean, pengguna memiliki fleksibilitas untuk beristirahat di lokasi terdekat yang lebih nyaman, sehingga area pengisian tetap tertib dan aktivitas di sekitarnya tidak terganggu.
"Untuk trip planner, pengguna mobil listrik dapat mengatur titik berangkat dan titik tujuan. Secara otomatis, PLN Mobile akan memberikan rekomendasi titik-titik SPKLU yang dilalui pada rute tersebut, tentunya ini akan menunjang kenyamanan sepanjang perjalanan menggunakan mobil listrik," pungkas Ahmad.