Momen Petugas Padamkan Kebakaran di Kawasan Padat Rumah di Surabaya

Petugas damkar padamkan api di kawasan padat di Surabaya.
Sumber :
  • Rachmad Fahrizal Tito/VIVA Jatim

Surabaya, VIVA Jatim – Sebuah rumah kosong di kawasan permukiman padat penduduk, Jalan Pengampon Gang 9 Nomor 7, Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantian, Kota Surabaya, dilanda terbakar pada Selasa, 6 Januari 2026. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

img_title Gudang Besi Tua di Lamongan Ludes Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 17.57 WIB dari seorang warga bernama Fitri. Petugas langsung bergerak cepat dan tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) hanya lima menit kemudian, sekitar pukul 18.02 WIB.

“Setibanya di lokasi, Unit Tempur Rayon 1 Pasar Turi langsung melakukan pemadaman karena api sudah membakar hampir seluruh bangunan,” ujar petugas Damkar Surabaya yag berada di lokasi.

img_title Tiga Rumah di Bojonegoro Ludes Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

Sebanyak 17 unit pemadam kebakaran dikerahkan, dibantu dua unit dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta empat tim rescue. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 18.18 WIB, dilanjutkan dengan proses pembasahan hingga kondisi dinyatakan aman dan kondusif pada pukul 19.11 WIB.

Bangunan yang terbakar merupakan rumah milik Edhi Hartanto Anggono dengan luas sekitar 8 x 10 meter di lantai satu dan 3 x 4 meter di lantai dua. Seluruh bagian bangunan dilaporkan terdampak kebakaran.

img_title Mobil Pikap Muatan Plastik Terbakar di Kedamean, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah

"Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong sehingga tidak menimbulkan korban," imbuh petugas.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Selain DPKP, penanganan di lokasi juga melibatkan BPBD, Dishub, DLH, PLN, Posko Terpadu Kasuari, serta pihak Kecamatan Pabean Cantian untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Petugas mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk, serta segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.

Laporan: Rachmad Fahrizal Tito/Surabaya