Kakak Duel dengan Adik Ipar di Mojokerto, 1 Korban Luka Parah akibat Dibacok
- M Lutfi Hermansyah/Viva Jatim
Mojokerto, VIVA Jatim – Kakak dan adik ipar di Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Mojokerto, terlibat duel pada Kamis, 8 Januari 2026. Akibat insiden itu, sang kakak ipar, Suprat (60), menderita luka parah akibat dibacok menggunakan parang.
Kapolsek Kemlagi AKP Marianto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di rumah mereka berdua sekitar pukul 14.00 WIB. Kejadian bermula ketika adik ipar Suprat, Joko Setiawan yang diduga ODGJ tiba-tiba mengamuk karena kambuh.
“Adiknya, Joko itu memang gangguan jiwa. Tadi kebetulan kumat (kambuh), kebetulan sama kakak iparnya, jadi kres (cekcok),” kata Marianto saat dikonfirmasi VIVA Jatim melalui sambungan telepon.
Keduanya terlibat duel. Joko akhirnya mengambil sebilah parang dan langsung membacok Suprat. Saat itu, tak ada keluarga maupun tetangga yang berani melarai.
“Yang dibacokk kepalanya (Suprat) pakai pisau parang. Awalnya duel dulu, terus Joko mengambil parang. Tidak ada yang berani melarai karena Joko sedang kumat,” jelasnya.
Akibatnya, Suprat mengalami luka serius di bagian tubuhnya dan terkapar. Ia telah dibawa ke RSUD RA Basoeni, Kecamatan Gedeg, untuk mendapatkan perawatan medis.
"Luka korban Suprat di kepala bagian kanan dan pelipis mata sebelah kanan,” ungkap Marianto.
Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan menggali keterangan saksi. Berdasarkan keterangan yang Marianto peroleh, Joko dan Suprat kerap cekcok karena berbagai permasalahan.
“Emosi (cekcok) begitu sudah lama, kadang-kadang gara-gara makan, gara minta uang,” ungkapnya.
Marianto belum bisa memastikan duel kakak adik ipar ini akan berlanjut ke proses hukum.
“Anaknya suprat ingin melaporkan. Kami koordinasikan dengan Kepala Desa. Kalau damai ya kita damaikan di desa. Kalau tidak mau damai kita limpahkan ke Polres,” terangnya.
Saat ini, Joko belum diamakan. Ia juga berada di RSUD RA Basoeni untuk menjalankan visum. “Tidak ada luka tapi hasil visum masih belum keluar,” pungkas Marianto.