Perbaikan Pipa Giri Tirta Rampung, DPRD Minta Perusahaan Produksi Kembali

Kunjungan Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir di Perumda Giri Tirta
Sumber :
  • VIVA Jatim/Tofan Bram Kumara

Gresik, VIVA JatimGangguan suplai air bersih yang sempat berdampak pada aktivitas industri di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, kini telah teratasi. Perumda Giri Tirta memastikan perbaikan pipa induk yang bocor di kawasan sekitar KEK JIIPE telah selesai dilakukan.

img_title Klarifikasi Polemik Pedagang Semambung, Ketua DPRD Gresik Menghadap BK

Sebelumnya, sejumlah perusahaan di wilayah Manyar terpaksa meliburkan karyawan selama beberapa hari akibat terganggunya pasokan air bersih untuk kebutuhan produksi. 

Gangguan tersebut disebabkan kebocoran pipa HDPE berdiameter 630 milimeter di Jalan Raya Deandles, tepat di depan asrama salah satu perusahaan. Pipa tersebut merupakan jalur utama distribusi air dari Bendung Gerak Sembayat.

img_title Transparansi Informasi Hukum DPRD Gresik Berbuah Penghargaan JDIH Terbaik I

Perumda Giri Tirta Cabang Kota melalui pengumuman resmi menyebutkan bahwa proses perbaikan dimulai pada Minggu, 4 Januari 2026, pukul 13.00 WIB hingga selesai. Selama perbaikan berlangsung, tekanan air menurun bahkan terhenti di sejumlah wilayah, termasuk kawasan industri Maspion dan sekitarnya.

Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir, memastikan perbaikan telah rampung setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Ia menyebut distribusi air bersih kini berangsur normal.

img_title PKB Gresik Ubah Kantor Jadi Pusat Pengaduan Warga Tiap Jumat

“Saya sudah mendapat konfirmasi dari Direktur Utama Perumda Giri Tirta bahwa perbaikan telah selesai dan hari ini air bersih sudah bisa kembali mengalir,” katanya, Kamis, 8 Januari 2026.

Dengan normalnya kembali pasokan air, Syahrul meminta perusahaan-perusahaan yang sebelumnya menghentikan operasional agar segera mengaktifkan kembali kegiatan produksi dan mempekerjakan kembali karyawan yang sempat diliburkan.

“Kami berharap aktivitas industri bisa segera berjalan normal dan para pekerja dapat kembali bekerja,” ujar politikus PKB ini.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik, Kurnia Suryandi, menjelaskan bahwa proses perbaikan seharusnya dapat diselesaikan dalam dua hari. Namun, tingginya curah hujan menyebabkan tanah di sekitar galian pipa longsor sehingga pengerjaan mengalami kendala.

“Jika tidak ada hambatan, perbaikan sepenuhnya selesai hari ini sekitar pukul 17.00 WIB,” jelasnya singkat.