Tinjau Banjir di Lamongan, Gubernur Khofifah Ingatkan Warga Waspada Dampak Tingginya Curah Hujan
- Imron Saputra
Lamongan, VIVA Jatim-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut jika curah hujan pada Januari ini lebih tinggi hingga mencapai tiga kali lipat dibandingkan pada bulan Desember 2025 lalu. Karena itu, Khofifah mengimbau semuanya harus siap mengantisipasi.
Pasalnya, kondisi alam sulit diprediksi sehingga langkah antisipasi cara tepat mengurangi dampak buruk.
Khofifah mengatakan tingginya intensitas hujan akan berpotensi meningkatkan risiko banjir di sejumlah wilayah Jawa Timur, khususnya daerah aliran sungai Bengawan Jero yang bermuara hingga wilayah Kabupaten Gresik.
Maka selain melakukan modifikasi cuaca yang saat ini telah berjalan, Pemprov Jatim juga menyiapkan langkah struktural berupa normalisasi kanal sungai hingga ke laut.
"Intensitas hujan pada Desember hanya sekitar 20 persen, sementara Januari ini mencapai 58 persen atau hampir tiga kali lipat. Pada Februari diprediksi turun kembali menjadi 22 persen," ujar Khofifah.
Khofifah menyebut, normalisasi kanal direncanakan sepanjang kurang lebih sembilan kilometer dan akan melibatkan kerja sama lintas daerah dengan Pemerintah Kabupaten Gresik karena jalur kanal akan melintasi kawasan pinggiran Jipeng yang menjadi perhatian masyarakat setempat terkait potensi luapan air.
"Perlu komunikasi dan koordinasi intensif dengan Pemkab Gresik karena ada kekhawatiran limpasan air ke wilayah mereka. Semua langkah ini dilakukan agar aliran air bisa terkendali," jelasnya.
Selain itu, sebagai langkah darurat, Khofifah juga mengatakan penutupan pintu air Kuro yang terdapat 6 pintu dengan kapasitas 840 liter per detik oleh bupati setempat, tidak seluruh pintu dapat dioperasikan secara bersamaan mengingat banyaknya anak sungai yang bermuara ke jalur tersebut.
"Untuk upaya mitigasi bencana memerlukan keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah daerah, instansi teknis, hingga media massa. Ia mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama membangun kewaspadaan publik menghadapi puncak musim hujan," pungkasnya.