Polrestabes Surabaya Amankan 18 Pelaku Tawuran Antarperguruan Silat
- Istimewa
Surabaya, VIVA Jatim-Aparat kepolisian dari Tim Jogoboyo 3 Sat Samapta Polrestabes Surabaya mengamankan 18 pemuda yang diduga terlibat tawuran antarperguruan silat di Jalan Kedungdoro, Jumat, 16 Januari 2026, dini hari.
Aipda Yugo Abdi Sastro mengatakan, ketika timnya sedang berpatroli di Jalan Blauran, tiba-tiba menerima informasi bahwa ada perkelahian massal di sekitar Jalan Kedungdoro.
"Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB," ujarnya melalui keterangan tertulis.
Mendapat laporan itu, tim kemudian segera bergerak ke lokasi dan mendapati sejumlah pemuda yang diduga berasal dari dua perguruan silat. Yakni Pagar Nusa dan IKSPI, terlibat keributan.
Polisi lantas mengamankan 18 orang beserta barang bukti berupa batu dan kayu yang diduga digunakan sebagai senjata tawuran.
"Selain itu, petugas juga mengamankan 10 unit sepeda motor dari berbagai jenis serta delapan kartu identitas diri," lanjutnya.
Berdasarkan keterangan saksi, Yugo menyebut, keributan bermula saat sekelompok pemuda yang tengah nongkrong di sebuah angkringan di Jalan Kedungdoro tiba-tiba diserang oleh rombongan pemuda tak dikenal.
Para penyerang diduga melempari batu dan kayu ke arah korban. Dalam insiden itu, dua orang dilaporkan menjadi korban, yakni D dan AA, keduanya karyawan swasta. Sementara 16 orang lainnya diamankan sebagai terduga pelaku untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Adapun kendaraan yang diamankan antara lain Honda PCX, Scoopy, Vario 150, CB 150R, NMAX, Vario Techno, serta dua unit Honda Beat, salah satunya tanpa nomor polisi. Seluruh barang bukti dan para terduga pelaku kemudian dibawa ke Mapolrestabes Surabaya.
"Sebanyak 18 pemuda beserta barang bukti telah kami serahkan ke piket Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk penanganan lebih lanjut," tutupnya.