Pria Meninggal Bersimbah Darah di Semampir Surabaya, Polisi Buru Pelaku

Korban saat dievakuasi petugas gabungan
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya. VIVA Jatim – Misteri penemuan pria bersimbah darah di Jalan Wonokusumo Jaya, Kecamatan Semampir, Surabaya, mulai terungkap. Polisi memastikan korban bernama Umar (34), warga Jalan Kedung Mangu, Surabaya. Umar diduga kuat menjadi korban pembacokan, sementara pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

img_title Oleng! Minibus Nyemplung di Saluran Air Jalan Ahmad Yani Surabaya

Kapolsek Semampir, AKP Herry Iswanto mengatakan, laporan penemuan korban diterima pihak kepolisian sekitar pukul 04.30 WIB, pada Minggu, 18 Januari 2026 melalui Command Center.

"Saat petugas tiba, korban sudah tergeletak di bahu jalan dalam kondisi bersimbah darah. Setelah dilakukan pengecekan, korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar AKP Herry, Senin, 19 Januari 2026.

img_title Geger, Kuli Bangunan Tewas Diduga Dibacok OTK di Wonokusumo Surabaya

Awalnya, korban ditemukan tanpa membawa kartu identitas sehingga polisi melakukanrb identifikasi melalui pencocokan sidik jari dan penelusuran barang bukti di sekitar lokasi. Identitas Umar akhirnya terungkap setelah polisi melacak nomor polisi sepeda motor yang berada di dekat jasad korban.

"Identitas korban berhasil diketahui dari hasil penelusuran kendaraan yang berada di lokasi kejadian," jelas AKP Herry.

img_title Pembacok Kakek Simokerto Hingga Meninggal Tertangkap di Sampang

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi, korban diduga kuat menjadi korban pembacokan. Polisi menemukan adanya ceceran darah di beberapa titik yang mengindikasikan korban sempat berusaha menyelamatkan diri sebelum akhirnya terjatuh dan meninggal dunia di depan sebuah warung kopi di kawasan Wonokusumo Jaya.

Proses penyelidikan masih terus dilakukan. Polisi mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri bukti digital untuk mengungkap pelaku. Namun, upaya tersebut sempat terkendala lantaran kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian diketahui tidak berfungsi.

"Kami tetap berupaya maksimal mencari bukti-bukti lain, termasuk keterangan saksi di sekitar TKP. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam," tegas AKP Herry.

Jenazah Umar telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur oleh Tim Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama BPBD dan Dinas Sosial Kota Surabaya untuk menjalani visum et repertum.

Polisi menegaskan tidak akan tinggal diam dan saat ini tengah memburu pelaku pembacokan tersebut.

"Kami berkomitmen mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku agar mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.