KPA Gresik Luncurkan Buku Saku HIV/AIDS

Beberapa praktisi berkolaborasi menulis buku edukasi HIV AIDS
Sumber :
  • Istimewa

Gresik, VIVA Jatim – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Gresik resmi meluncurkan buku saku HIV/AIDS, buku panduan praktis bagi masyarakat dalam memahami isu HIV/AIDS secara benar, ilmiah, dan manusiawi.

img_title DPRD Jatim Soroti Kasus HIV Capai 65.238 Orang: Ini Alarm, Harus Bersatu Lakukan Langkah Nyata

Buku saku ini hadir sebagai respons atas masih maraknya informasi keliru di tengah masyarakat yang kerap memicu stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). 

Disusun dengan bahasa sederhana dan komunikatif, buku ini diharapkan dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat tanpa mengabaikan akurasi informasi.

img_title Status Whatsapp Picu Emosi Pemuda di Surabaya, Kepala Korban Dipukul Besi

Sekretaris KPA Kabupaten Gresik, Nur Chakim mengatakan, edukasi berbasis fakta menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan HIV/AIDS yang berkelanjutan.

“Selama ini, stigma muncul karena kurangnya pemahaman. Melalui buku saku ini, kami ingin meluruskan cara pandang masyarakat tentang HIV/AIDS mulai dari cara penularan, pencegahan, pentingnya deteksi dini, hingga bagaimana memperlakukan ODHA secara bermartabat,” kata Nur Chakim, Rabu, 28 Januari 2026.

img_title Sugiri Sancoko Bupati Ponorogo Nonaktif Dituntut 7 Tahun Penjara

Buku saku HIV/AIDS ini ditulis secara kolaboratif oleh tim KPA Kabupaten Gresik yang terdiri dari tenaga medis, pegiat kesehatan, dan praktisi edukasi, yakni dr. Asluchul Arif, Nur Chakim, Retno Twistiandayani, Nisbaningsih, Yudhi Santoso, dr. Abdul Fatah, serta Eka Sulia Ningsih.

"Kolaborasi lintas bidang dari beberapa profesi tersebut memperkaya isi buku, tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga pendekatan sosial dan edukatif," ujarnya.

Dengan diterbitkannya buku saku ini, tambah Nur Chakim, KPA Gresik berharap masyarakat semakin terbuka untuk melakukan pemeriksaan HIV secara sukarela, meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan, serta berperan aktif menciptakan lingkungan yang inklusif dan bebas diskriminasi.

"Ke depan, buku saku HIV/AIDS ini akan disosialisasikan melalui berbagai kegiatan edukasi masyarakat dan layanan kesehatan yang berada di bawah koordinasi KPA Kabupaten Gresik," pungkasnya.