Polisi Selidiki Kecelakaan Nissan Evalia Seruduk Gerobak Soto dan Tahu Tek di Surabaya

Tangkapan layar unggahan di Instagram
Sumber :
  • Akun Instagram @info.surabaya

Surabaya, VIVA Jatim – Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Besar (Sat Lantas Polrestabes) Surabaya menyatakan masih menyelidiki insiden kecelakaan sebuah mobil merek Nissan Evalia yang menyeruduk gerobak soto dan tahu tek di Jalan HR Muhammad pada Minggu, 1 Februari 2026, dini hari kemarin.

img_title Polrestabes Surabaya Buka Pengambilan Ratusan Motor Korban Kecelakaan, Begini Syaratnya

"Masih proses penyelidikan," singkat Kepala Unit Penegakkan Hukum (Kanit Gakkum) Sat Lantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi, Senin, 2 Februari 2026.

Kendati masih proses penyelidikan, petugas kepolisian dalam keterangan tertulis yang diterima media ini menyebutkan jika penyebab kecelakaan lalu lintas lantaran pengemudi mobil diduga sedang mabuk.

img_title Sehari Terjadi Dua Kecelakaan di Lamongan, Para Korban Meninggal Dunia di Lokasi Kejadian

"Penyebab Kecelakaan faktor manusia dalam pengaruh alkohol," tulisnya.

Kabar mengenai insiden kecelakaan ini sebelumnya juga beredar luas di media sosial. Kejadian berlangsung di depan area tanah kosong di Jalan HR Muhammad, pada Minggu, 1 Februari 2026 sekitar pukul 02.00 WIB, dini hari.

img_title Kecelakaan Maut di Mojokerto, Pemuda Sidoarjo Tewas Tertabrak Truk

Menurut laporan polisi, mobil Nissan Evalia bernomor polisi L 1969 XM itu dikemudikan oleh KK (30), warga Alun-Alun Contong, Surabaya. Kendaraan tersebut melaju dari arah barat menuju timur. Namun saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang hati-hati dan tidak berkonsentrasi karena diduga berada dalam pengaruh alkohol. 

Akibatnya, mobil tersebut menabrak dua gerobak pedagang yang sedang berjualan di pinggir jalan, masing-masing rombong soto milik AS (75), warga Dukuh Pakis, Surabaya, serta rombong tahu tek milik P (55), warga Dawar Blandong, Kabupaten Mojokerto.

Dalam kejadian ini, AS mengalami sejumlah luka serius, di antaranya luka robek di bagian belakang kepala, paha kaki kanan, serta siku tangan kanan. 

Korban langsung dilarikan ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut dan keperluan visum et repertum (VER). Sayangnya korban dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit.