Seorang Anak di Lamongan Tenggelam saat Berenang di Sungai Bengawan Solo
- Viva
Lamongan, VIVA Jatim – Seorang anak di Kabupaten Lamongan dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di kawasan Babakan Taman Mahoni, Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Selasa, 3 Februari 2026.
Korban hilang saat berenang bersama temannya sekitar pukul 16.00 WIB. Korban juga diketahui tidak bisa berenang. Hingga kini korban MN bocah berusia 13 tahun itu belum ditemukan.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA Hamzaid mengatakan, berdasarkan keterangan saksi kejadiannya itu berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB, korban MN (13) bersama temannya berenang di Sungai Bengawan Solo.
Saat berada di sungai, korban MN diduga tidak bisa berenang dan terseret arus. Melihat kejadian itu, salah satu dari teman korban berteriak minta tolong. Teriakan tersebut terdengar oleh seorang penjual es yang berada di area Taman Mahoni.
"Saksi bersama warga sekitar segera berupaya memberikan pertolongan. Satu anak berinisial R (14) berhasil diselamatkan oleh warga. Sedangkan korban MN hingga saat ini belum ditemukan," kata Hamzaid.
Hamzaid menjelaskan, proses pencarian sempat dilakukan, namun pencarian terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cuaca hujan deras disertai angin kencang yang membahayakan keselamatan tim pencari.
"Polsek Sekaran selanjutnya melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna melaksanakan pencarian lanjutan pada waktu yang lebih memungkinkan," terangnya.
Ipda Hamzaid juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama saat berada di area sungai atau perairan yang berisiko tinggi.
"Polri akan terus hadir dan bersinergi dengan masyarakat dalam memberikan perlindungan serta bantuan kemanusiaan. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian lewat aduan 110 atau ke kantor Polisi terdekat apabila terjadi kejadian darurat agar dapat segera ditangani secara cepat," pungkasnya.