Nelayan di Lamongan Meninggal Saat Melaut, Korban Ditemukan Mengapung di Pesisir
- Viva
Lamongan, VIVA Jatim-Seorang nelayan asal Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan berinisial Kas (64) ditemukan meninggal dunia di pesisir pantai desa setempat, pada Kamis 5 Februari 2026.
Sebelum ditemukan meninggal korban diketahui berangkat melaut seorang diri pada Rabu 4 Februari 2026. Kini jasad nelayan tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA Hamzaid mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, pada Rabu, 4 Februari 2026 sekira pukul 22.00 WIB, salah seorang saksi yang merupakan nelayan Desa Tunggul melihat korban berangkat melaut dengan tujuan mengambil jaring.
Kemudian saksi yang baru saja selesai melaut kemudian mendapatkan informasi dari orang lain yang melihat ada sesosok mayat terapung di laut dalam posisi telungkup di perairan Desa Tunggul.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada nelayan Desa Tunggul dan warga sekitar. Selanjutnya diteruskan oleh Ketua RN Desa Tunggul kepada Kapolsek Paciran. Berdasarkan informasi tersebut, Kapolsek Paciran bersama Kasat Polairud, anggota kepolisian, serta perangkat desa segera meluncur ke TKP.
"Petugas gabungan kemudian melakukan evakuasi korban ke darat, mencatat identitas korban dan saksi, serta melakukan pencocokan data dan diketahui bahwa korban benar merupakan warga berinisial Kas (64) sebagaimana informasi yang diterima sebelumnya," kata Hamzaid.
Selanjutnya, korban ditangani sesuai prosedur kepolisian untuk proses lebih lanjut dan jenazah diserahkan pada keluarga. Atas kejadian ini, Kasihumas Polres Lamongan mengimbau kepada masyarakat, khususnya para nelayan dan warga pesisir, agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.
"Memperhatikan kondisi cuaca, serta tidak melakukan aktivitas sendirian pada malam hari, maka nelayan diminta untuk berhati-hati saat beraktivitas di laut dan apabila menemukan kejadian darurat atau peristiwa yang mencurigakan, masyarakat diminta segera melapor," pungkasnya.