Pemkab Kediri Salurkan Puluhan Alsintan Benih Padi Dukung Swasembada Pangan
- Madchan Jazuli
Kediri, VIVA Jatim-Swasembada pangan menjadi atensi Pemerintah Kabupaten Kediri sehingga mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat. Hasilnya, puluhan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta 70 benih padi kepada kelompok tani direalisasikan.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menerangkan ini merupakan upaya Pemkab menggenjot produktivitas lahan dan mendukung target ketahanan pangan nasional. Bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini memerinci berbagai bantuan yang diberikan pada tahun anggaran 2025.
Bantuan tersebut meliputi 51 unit traktor roda empat, 19 unit traktor roda dua, 1 unit combine harvester, 6 unit pompa air, 11 unit handsprayer, serta 73 ton benih padi.
"Hari ini kami menyerahkan bantuan untuk para petani. Total ada sekitar 72 alsintan yang sudah diserahkan kepada penerima manfaat," ujar Mas Dhito usai mencoba salah satu Alsintan di Halaman Pemkab Kediri, Kamis, 5 Februari 2026.
Meskipun Pemerintah Kabupaten Kediri tengah menghadapi efisiensi anggaran sebesar Rp265 miliar pada tahun 2026, Mas Dhito menegaskan bahwa sektor pertanian tetap menjadi prioritas utama. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan pangan adalah hal mendasar yang tidak boleh terabaikan.
Mas Dhito Saat Menyalurkan Alsintan-Benih Padi.
- Madchan Jazuli
Ia menjelaskan keberhasilan Kabupaten Kediri dalam mendapatkan bantuan alsintan yang cukup masif dari Pemerintah Pusat merupakan bentuk apresiasi atas komitmen daerah.
"Kami bersungguh-sungguh bekerja untuk memenuhi target Presiden Prabowo Subianto. Tahun ini, kami melakukan bongkar ratun seluas 7.000 hektare. Karena itu, Kementerian Pertanian memberikan apresiasi dan keleluasaan bagi kami untuk menyejahterakan petani," ungkapnya.
Bupati yang hobi vespa ini menambahkan urusan pertanian berkaitan erat dengan kebutuhan perut masyarakat. Ia menilai pangan merupakan prioritas yang lebih mendasar dibandingkan sandang maupun papan.
"Kalau sudah urusan petani, maka itu urusan perut. Kebutuhan dasar itu pangan, sandang, dan papan. Orang tidak punya rumah masih bisa bertahan, tapi kalau tidak makan, tidak akan ada kita semua di sini," imbuhnya.
Mendorong Regenerasi Petani Muda
Selain meningkatkan produksi panen, Hanindhito berharap bantuan ini menjadi pemantik regenerasi petani di Kabupaten Kediri. Ia menginginkan agar sektor pertanian ke depannya tidak lagi didominasi oleh warga berusia di atas 50 tahun, melainkan oleh generasi muda di bawah usia 40 tahun.