Pikap Nyemplung Sungai di Surabaya, Diduga Karena Sopir Ngantuk
- DPKP Surabaya
Surabaya, VIVA Jatim-Nasib sial dialami DBL (31), warga Dusun Jambon, Kabupaten Malang, setelah kendaraan pikap yang dikemudikannya nyemplung ke sungai di Jalan Kedung Tarukan, Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.
Peristiwa kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Minggu pagi, 8 Februari 2026, sekitar pukul 07.00 WIB. Insiden itu sempat mengundang perhatian warga sekitar yang melihat sebuah mobil pikap terperosok ke dalam selokan di sisi jalan.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M Rokhim, dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut diduga kuat disebabkan pengemudi mengantuk berat.
"Insiden kecelakaan tunggal ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, diduga karena sopir sedang mengantuk berat," ujar Rokhim.
Mendapat laporan kejadian tersebut, DPKP Surabaya langsung mengerahkan satu unit Team Rescue Pasar Turi ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan evakuasi kendaraan.
Kendaraan yang dievakuasi merupakan mobil pikap berwarna silver dengan nomor polisi N 8003 FB. Mobil tersebut dalam kondisi berada di dalam selokan dengan posisi miring.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait serta menyiapkan peralatan untuk proses evakuasi kendaraan dari dalam sungai.
"Unit Team Rescue Pasar Turi tiba di TKP langsung melakukan koordinasi dan evakuasi. Selesai evakuasi pukul 07.48 WIB," terang Rokhim.
Ia menjelaskan, sebelum kejadian, kendaraan melaju dari arah timur menuju barat. Namun saat melintas di Jalan Kedung Tarukan, kendaraan tiba-tiba kehilangan kendali dan langsung nyungsep ke dalam selokan.
"Pengemudi diduga mengantuk sehingga laju kendaraan tidak terkendali dan masuk ke dalam sungai," tambahnya.
Beruntung, debit air di dalam selokan saat kejadian tidak terlalu tinggi, sehingga pengemudi masih bisa keluar dari kendaraan tanpa kesulitan berarti.
DBL dilaporkan tidak mengalami luka serius dalam peristiwa tersebut. Ia berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah kendaraan terperosok ke dalam sungai.
"Pengemudi sedang mengantuk sehingga mobil masuk ke dalam sungai," tutup Rokhim.