Viral Penjual Es Dawet di Mojokerto Dituduh Lecehkan Siswi SD

Viral penjual es dawet
Sumber :
  • Viva Jatim/M Luthfi

“Mbaknya itu bersih kukuh Bapak melakukan pelecehan. Terus kita menanyai anaknya yang disebrangkan itu. Tapi Kok kalau ditanya itu mikir-mikir dulu. Terus jawabannya ya mencla-mencle (plin-plan),” kata Dhanik. 

img_title Pemotor yang Dimaki-maki Wanita di Mojokerto Memaafkan Pelaku tapi Proses Hukum Tetap Lanjut

Menurut Dhanik, ibu siswi itu juga mengklaim putrinya mengalami trauma dan tidak mau masuk sekolah diduga akibat mendapat tindakan pelecehan seksual. 

“Bilangnya trauma, anaknya enggak mau sekolah tiga minggu takut ketemu Bapak. Tapi pas digretak ke jalur hukum dan akan ditanyakan ke gurunya, habis itu langsung bilang tiga minggu minggu kadang masuk, kadang enggak. Padahal anaknya kan sudah diseberangin beberapa kali. Kalau trauma, kenapa kok pas diseberangin lagi masih mau,” bebernya. 

img_title Wanita yang Maki-maki Pemotor dan Pukul Anak di Mojokerto Menangis Berlutut Saat Mediasi: Saya Khilaf

Meski sempat alot, ibu dari siswi akhirnya mengakui kesalahan yang menuduh penjual dawet melakukan pelecehan seksual tanpa bukti valid. Selamat pun dengan legowo memaafkan. 

Keesokan harinya, 6 Februari 2026 pagi, ibu siswi itu mendatangi tempat jualan Slamet untuk membuat video klarifikasi dan pernyataan minta maaf. 

img_title Polisi Tangkap Wanita yang Maki-maki Pemotor dan Pukul Anak di Mojokerto Usai Viral

“Kita minta video klarifikasi soalnya biar di upload di media sosial yang pertama kali menviralkan. Biar enggak ada yang niat buruk kalau bapak jualan. Jadi nggak sampai ke jalur hukum,” tandas Dhanik. 

Dalam video permintaan maaf yang beredar, siswi SD mengakui kurang bisa menyaring informasi yanh diterima. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Selamat atas bantuan menyeberangkan jalan putrinya. 

“Tanggal 6 Februari (2026), saya ibu dari anak diseberangkan oleh bapak juga meminta maaf atas keterbatasan saya dalam keadaan emosi memuncak. Sehingga kurang akurat dalam menyaring informasi yang saya terima dan saya memohon maaf kepada bapak karena pencemaran nama baik. Saya terima kasih sudah berniat untuk menolong anak saya,” kata perempuan itu.